14 Jam Jalan Kerinci-Sumbar Diblokir, Susi Meninggal di Ambulance

Warga-Siulak-Kerinci-Memblokir-Jalan-Aksi-Ke-Sumbar-Lumpuh-Akibat-1-Meninggal-Di-Ambulance-Selasa-105-300x169Indojatipos, KERINCI- Aksi blokir jalan yang dilakukan warga Siulak Deras, Kecamatan Gunung Tujuh, Kerinci-Padang Sumbar memakan korban jiwa. Karena tidak diizinkan lewat, seorang warga desa Jernih Jaya, Kecamatan Gujung Tujuh, Susi Marlina (37) meninggal di Ambulance saat mau dibawa ke Rumah sakit MH Thalib Kerinci, Selasa (10/5) tengah malam.

Budi, pihak keluarga korban yang ikut mengantarkan ke RS MH Thalib, mengungkapkan Susi Marlina dibawa mobil ambulan Puskesmas Pelompek dalam keadaan kritis. Setelah melahirkan di Bidan desa yang ada di Jernih Jaya, namun tali pusar anak tidak keluar.

“Di Puskesmas setempat tidak sanggup, katanya harus dirujuk ke RS MH Thalib Kerinci yang berada di Sungai Penuh. Saat itu jam 1.30 malam,” ungkapnya

Sehingga Susi dibwa dengan mobil ambulance sampai di Siulak Deras sekitar jam 2.30 dini hari, tapi jalan diblokir warga. Ambulan pun tetap tidak bisa lewati jalan. Hampir satu jam menunggu, kata Budi, warga setempat tetap tidak mengizinkan.

“Saya sudah memohon minta tolong, karena Susi sudah kritis. Tapi warga minya laporkan dulu ke orang adat. Lama berunding ttap tidak bisa, mereka bilang kalau bisa buka jalan, bukak saja sendiri. Karena lama menunggu jalan dibuka, akhirnya Susi meninggal dimobil ambulance,”jelasnya.

Budi mengatakan, karena ingin memastikan apakah benar Susinduah meninggal, ia tetap membawa kerumah sakit. “Akhirnya kami yang nagangkat kayu di jalan bersama suami korban, perawat ambulan, dibantu supir-supir. Warga dak mau,” jelasnya

“Sampai rumah sakit memang sudah lama meniggal kata dokter,” ungkap Budi yang juga adik korban tersebut.

Parahnya lagi kata Budi, setelah pulang dari rumah sakit, mobil ambulan tetap juga ditahan warga saat lewat disitu. “Kami pulang dari Rs sakit jam 4 pagi, tetap juga tidak bisa lewat.padahal bawa orang meninggal, akhinya kami sendiri juga yang bukak jalan itu,”

Sementara Kades Jernih Jaya Zalfinur membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan saat di siulak deras  keluarga korban yang ikut menyingkirkan kayu yg menghalangi jalan.

“Iya benar warga kami atas nama Susi Marlina seorang petani kebun meninggal dalam ambulan, karena tidak bisa lewat di jalan siulak Deras malam tadi, saya turut prihatin,” ungkapnya.(Arfa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *