Warga Segel Kawasan RKE, Tolak Pembuangan Sampah

 tolak-pembuangan-sampah-300x169IMG-20160515-02575-300x225

 

 

Indojatipos.com, SUNGAIPENUH – Puluhan massa dari kalangan mahasiswa dan pemuda dari Kecamatan Kumun Debai, dan Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungaipenuh ramai-ramai mendatangi Desa Renah Kayu Embun (RKE).

Massa melakukan aksi boikot dan menolak wilayah RKE dijadikan tempat pembuangan sampah.

Pantauan Indojatipos.com di RKE, massa beraksi di RKE, dengan membentang kan spanduk bertulis larangan pembuangan sampah di RKE.

Iin Rudiansyah, ketua karang taruna kecamatan Kumun Debai mengatakan massa dari Desa kumun hilir, kumun mudik, sandaran galeh, muara jaya, ulu Air, Air Teluh dan Desa RKE.

“Kami meminta aktifitas pembuangan sampah dan pembuatan jalan truk sampah di RKE dihentikan total, lalu sampah yg telah dibuang di RKE untuk ditarik kembali, sebelumnya sudah ado 9 truk yang buang. Sudah berdampak di desa Hulu air karena kawasan ini daerah dataran tinggi,” jelasnya.

Untuk itu mereka mewakili masyarakat menolak RKE sebagai lokasi pembuangan. RKE merupakan wilayah daerah resapan air, objek wisata, dan daerah lahan produksi pertanian.

“Karena amdal belum ada, dan berdampak terhadap masyarkat, baik kesehatan lingkungan,” ungkapnya.

Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (BLHKP) Kota Sungaipenuh, Munasri, dikonfirmasi Indojatipos.com mengatakan, Pemkot Sungaipenuh telah berupaya maksimal untuk mencari solusi demi kenyamanan dan kesehatan masyarakat Kota Sungaipenuh, namun masih mendapat kendala di lapangan.

Ia mengaku sebelumnya sudah ada pertemuan dengan warga dan telah disepakati Renah Kayu Embun menjadi lokasi pembuangan sampah sementara dengan sistem gali timbun. “Namun sekarang terjadi penolakan lagi,” bebernya.

Ia mengaku, menindak lanjuti masalah ini, pihaknya akan segera melakukan pertemuan kembali dengan warga Kecamatan Kumun Debai, mengingat tumpukan masih terbengkalai di Kota Sungaipenuh.

“Secepatnya kita akan lakukan musyawarah kembali dengan warga Kumun Debai,” bebernya.

“Untuk saat ini tidak ada tempat lagi pembuangan sampah selain RKE,” tutupnya singkat.(Cr1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *