Gempa, Ini Data Sementara Rumah Rusak dan Korban

bupati pessel
Bupati Pessel H Hendra Joni Menjenguk Korban Gempa di Nagari Kambang dan Painan f-Fb

Indojatipos.com, PAINAN- Gempa 6,5 Skala Richter (SR) terjadi di Painan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Subuh Kamis (2/6) . Data sementara ada tujuh unit rumah di Pesisir Selatan rusak, sementara sembilan warga terluka.

“Ada tujuh unit rumah rusak, itu umumnya di kawasan Balai Selasa. Itu baru data yang kita peroleh, Tim BPBD Pesisir Selatan masih melakukan pendataan jadi belum ada informasi lebih detail,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumatera Barat, R Pagar Negara, Kamis (2/6).

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menyebutkan, belum ada data akurat soal kerusakan akibat gempa. BPBD setempat masih menyisir di lapangan.

“Kami masih melakukan pendataan untuk memastikan kerusakan akibat gempa, sampai saat ini belum ada data yang akurat, Tim BPBD masih melakukan pendataan di nagari-nagari (desa) yang berada di wilayah Pesisir Selatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Rozi Imuvel Ayunda (22) korban saat getaran gempa terasa kuat di Padang. Bermaksud keluar rumah ketika gempa datang, Rozi malah terjatuh lalu dadanya tertusuk pagar besi.

Rozi menuturkan, dia tengah tidur di lantai dua rumah sepupunya di Perumahan Pondok Permai Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Tiba-tiba rumah bergoyang dan Rozi langsung ke luar lewat atap.

“Saat saya lewat itu gempa masih mengguncang membuat saya terpeleset dan langsung jatuh. Di bawahnya ada pagar rumah, dada saya tertancap di pagar dan kedua telapak tangan saya,” ujarnya, Kamis (2/6)

Rozi berusaha sendiri melepaskan tubuhnya dari pagar besi yang menusuk. Setelah berhasil, dia langsung dibawa ke Rumah Sakit Semen Padang oleh tetangga dan keluarganya. “Namun dirujuk ke RSUP dr. M Djamil Padang,” katanya.

Selain Rozi, ada satu pasien lainnya yang dirawat di RSUD M, Djamil Padang akibat gempa. Pasien itu bernama Geby Samantha (21), mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Andalas.

Korban terluka setelah tertimpa temannya yang jatuh dari lantai dua rumah kos mereka, saat gempa terjadi. Kosan Geby berada di Kampung Duri Kapalo Koto Limau Manis, Kecamatan Pauh, Padang.

“Ketika temanya terjatuh, dia ada di bawah dan tubuh temannya menimpa korban ini membuat tulang betis besar bagian kirinya patah,” kata Jifi dari Pusdalops PB Sumbar.

Gempa ini sendiri bukan hanya dirasakan warga di Sumatera Barat, tapi getarannya juga sampai ke provinsi lain seperti Riau, Jambi dan Bengkulu. (Rido)

Editor: Sutan Rico P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *