16 PEMBACA

PNS Ini Gadaikan Emas Hingga Membunuh Neti


Indojatipos, Sungaipenuh- Polres Kerinci siang ini, Selasa (28/6), mengekspos kasus pembunuhan Nety Marleni (35), Supervisor Grapari Telkomsel Sungai Penuh yang tengkorak dan tulang belulangnya ditemukan di km 10 Sungai Penuh-Tapan beberapa waktu lalu. Tersangka yang berinisial AB, juga dihadirkan dalam ekspos tersebut.

Kapolres Kerinci, AKBP Sri Winugroho, mengatakan antara korban dengan tersangka yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Sosial Ketenagaan Kerja dan Tranmigrasi (Sosnakertrans) Kota Sungai Penuh, ada hubungan khusus.

Menurut Winu, tersangka dan korban adalah pasangan kekasih. Ini terbukti saat penyidik menanyakan kepada rekan-rekan korban, karena korban sering mempelihat foto ABR kepada mereka.

Adapun motif tersangka menghabisi nyawa korban, adalah karena desakan ekonomi, dan juga ABR memiliki banyak hutang. Selain itu, tersangka juga butuh uang karena orang tuanya sedang sakit di Payakumbuh Sumatra Barat.

“Motif pembunuhan ini karena faktor ekonomi. Karena tersangka memiliki banyak hutang,” ujar Winu.

“Setelah ABR membunuh, emas sebanyak 18,5 emas diambil dan digadaikan ke Pengadaian di Siulak senilai Rp 20 juta.(rco)

--COVID-19 DI INDONESIA--

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
SUMBER DATA : KEMENTERIAN KESEHATAN & JHU. UPDATE TERAKHIR :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.