Bupati Hendrajoni Halal Bi Halal Bersama Warga Rantau 

Indojatipos.com, Salido – Warga Nagari Laban Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan yang berada diperantauan dan pulang kampung pada lebaran tahun ini melakukan halal bi halal dengan masyarakat yang berada dikampung halaman, bertempat di Masjid Syuhada’ Laban, Senin (11/7) sore.

Halal bi halal tersebut dihadiri Bupati Pesisir Selatan H.Hendrajoni dan sejumlah pejabat Pemkab Pesisir Selatan. Pada kesempatan itu para perantau Laban yang berada di Jakarta secara resmi menyerahkan satu unit Ambulance kepada Bupati untuk seterusnya diserahkan jepada masyarakat Kenagarian Laban Salido.

Ketua Pedagang Laban di Jakarta dalam sambutannya menjelaskan bahwa mobil Ambulance yang diserahkan ini adalah bentuk partisipadi masyarakat Laban unthk kampung halaman.

“Mobil ini dibeli atas iyuran masyarakat dagang Laban yang berada di Jakarta. Untuk itu, manfaatkanlah dengan sebaiknya dan pelihara mobil untuk kepentingan masyarakat,” tutur Eri Jaya mewakili perantau Laban di Jakarta.

Sementara itu Bupati Pesisir Selatan H.Hendrajoni sangat mengapresiasi gerakan perantau Laban yang berada di Jakarta atas bantuannya ke kampung halaman.

“Atas nama pemerintah daerah saya mengucapkan terimakasih atas bantuan mobil ini. Kita harap perantau-perantau lain bisa mengikuti langkah seperti ini”, tutur Bupati H.Hendrajoni.

Dijelaskan bupati, pembangunan kampung halaman harus dilakukan secara bersama dengan masyarakat, baik yang berada dikampung maupun dengan para perantau.

“Kita sangat mengharapkan perhatian para perantau untuk membangun kampung halaman. Bersama mari kita bangun daerah kita ini,”ajak bupati lagi.

Pada kesempatan itu Bupati H.Hendrajoni menerima kunci mobil Ambulance tersebut dari perantau Eri Jaya yang seterusnya diserahkan bupati kepada pengurus masjid Syuhada’ Laban untuk dipergunakan sesuai peruntukannya.

Penceranah Halal bi halal H.Azwar Munaf dalam ceramahnya menjelaskan bahwa apa yang diberikan perantau Laban ini adalah bentuk syukur perantau atas rezeki yang diberikan Allah.

“Ini bentuk syukur dan jalinan silaturrahmi perantau dengan kampung halamannya, dan Allah sangat suka ini”, tutur Azwar Munaf.(Hms Pessel)

Share Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *