Karcis Palsu Beredar di Objek Wisata Kerinci

Indojatipos.com, Kerinci – Selain harga parkir dan biaya masuk objek Wisata di Kabupaten Kerinci, selangit. Karcis diduga Palsu beredar.

Seperti di objek Danau Kerinci, pelaku pengelola masuk danau Kerinci mengeluarkan karcis masuk ilegal alias palsu.

Sejak beberapa hari terakhir beredar karcis ilegal atau palsu yang diduga dicetak sendiri oleh pelaku pungli. Berbeda dengan karcis masuk resmi, pada karcis ilegal tersebut tidak terdapat stempel Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci.

Selain itu, tarif masuk yang tertera pada karcis ilegal tersebut juga jauh berbeda dari karcis resmi yang dikeluarkan pemerintah. Pada karcis ilegal tersebut tertera bea masuk ke objek wisata Danau Kerinci adalah Rp 15 ribu per orang untuk sekali masuk.

“Pemerintah kok belum ada tindakan, sampai sekarang masalah ini dibiarkan saja? Kalau begini masyarakat sangat dirugikan,” ujar Ronal Defri, warga Jujun, Kabupaten Kerinci.

Ditambahkan, pelaku pungli juga memaksa pengunjung maupun warga yang hanya sekedar melintas untuk membeli karcis tersebut. Mereka beralaasan jika di objek wisata Danau Kerinci sedang ada artis ibu kota yang sedang manggung. Maka dari itu, yang masuk kawasan objek wisata harus bayar.

“Kami yang sekedar melintas saja juga wajib bayar. Kami sempat tidak mau, namun mereka mengancam akan menahan motor kami,” pungkasnya.(rco)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *