Sadis! Janda Ini Tewas Leher Digorok

“Tidak Mau Diajak Menikah, Amir Rullah (60) Habisi Nyawa Eti (48) Janda Beranak Dua dengan Pisau di Kebun Karet“

Amir Rullah (60)  Warga Tapan Pessel Pelaku Pembunuhan Janda di Tapan Ditangkap Polres  Pessel.JPG
Amir Rullah (60) Warga Tapan Pessel Pelaku Pembunuhan Janda di Tapan Ditangkap Polres Pessel.Ist

INDOJATIPOS.COM, TAPAN – Amir Rullah (60) warga Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, tega menghabisi nyawa ET (48) seorang janda beranak dua. ET tewas diduga dibunuh di kebun karet Kampung Malampang, Kenagarian Bukit Buai, Kecamatan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan pada Sabtu (17/9) pukul 22.00 Wib.

Amir Rullah (60) duda dua istri ini sakit hati dengan ET yang tidak mau menikah dengannya. ET (48) janda beranak dua yang sudah cerai sejak tahun 2015 yang tidak lain tetangga dekat Amir Rullah, yang sudah hampir 1 tahun lama ia menaruh hati dengan ET.

Menanggapi hal itu Kapolres Pesisir Selatan AKBP Deni Yuhasi, melalui Kapolsek Tapan Iptu Dika Setiawan, saat dikonfirmasi membenarkan kasus pembunuhan dan pelaku sudah ditangkap.

“Iya, pelaku sudah kami amankan. Saat hendak kabur ke Jakarta di Bandara BIM Minang Kabau, Minggu (18/9) pukul 22.00 Wib,” ujar Dika, Senin (19/9).

Kurang dari 24 jam, Polsek Tapan Polres Pesisir Selatan berhasil menangkap pelaku pembunuhan Eti (48) yang jasadnya ditemukan di kebun karet, Kampung Malampang, Kenagarian Bukit Buai, Kecamatan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan. Pelaku diketahui merupakan teman kencan korban.

Kepada beberapa awak media di Painan, Dika menjelaskan kronologis tersebut. Kejadian tersebut terjadi pada hari sabtu (17/9) sekitar pukul 20.00 Wib di sebuah kebun karet milik korban, Sebelum Tersangka menghabisi korban, menurut keterangan keluarga korban biasanya korban memang pergi kebun karet untuk menyadap getah karet, yang jaraknya 2 Km dari rumah korban.

Karena, tidak seperti biasa pulang kerumah sebelum sholat zuhur membuat keluarga korban menjadi kwatir. Hingga, akhirnya ditemukan Sabtu (17/9) pukul 20.00 Wib korban ditemukan tidak bernyawa lagi dengan kondisi luka robek dibagian leher, dan luka memar di bagian kepala kiri. Dan, berdasarkan hasil visum pihak dokter pukesmas diduga akibat tusukan benda tajam, dan pukulan benda tumpul.

“Kita, turun bersama dengan pihak wali nagari ke lokasi, korban ditemukan terlentang dengan kondisi hanya memakai pakai dalam saja di kebun karet, dengan barang bukti kayu yang dipakai tersangka memukul korban, Serta bercak darah dan bauh amis di lokasi kejadian, “ terang Kapolres.

Untuk mengungkap motif pembunuhan itu, pihaknya langsung melakukan olah TKP dan melakukan penyidikan terhadap saksi – saksi. Berdasarkan keterangan beberapa saksi kalau tersangka pembunuhan tidak lain masih tetangga korban, yang sudah lama menaruh hati dengan korban.

Untuk pelaku dan barang bukti tekah diamankan di Mapolres Pessel.

(Rido Ardiles)

Editor: Richo Pirmando (Sutan Indra Rajo Bungsu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *