Bawa Sabu 50 Gram ke Sungaipenuh, Warga Padang Dibekuk Polisi

SUNGAIPENUH – Peredaran Narkotika jenis sabu-sabu di Kota Sungaipenuh makin marak. Senin (08/05) sekitar pukul 20.15 WIB, tim Sat Resnarkoba Polres kerinci berhasil  mengamankan 1 (satu) pelaku kurir Sabu-sabu saat transaksi di jalan Yos Sudarso, Desa Gedang Sungaipenuh, tepatnya Depan Mesjid Akbar.

Pelaku diketahui SM (37), Laki-laki, Warga Kota Padang, Provinsi Sumbar saat ini diamankan Sat Resnarkoba di Mapolres Kerinci diduga melakukan pengedar Narkotika Jenis Shabu.

Kapolres Kerinci AKBP M Ali Hadinur melalui Kasat Narkoba Polres Kerinci Iptu Syamsu Jaya menjelaskan penangkapan ini berdasarkan informasi masyarakat bahwa ada pelaku yang membawa narkotika jenis sabu dari Sumbar menuju ke daerah kerinci dengan mengunakan sepeda motor merek honda beat warna hitam nopol BA 3331 BG dan akan transaksi jual beli di kota Sungai penuh, selanjutnya satresnarkoba melakukan pengintaian (Monitoring) pada saat pelaku berada di depan mesjid al- aqbar desa gedang kecil sungai penuh kota sungai penuh terjadi pengejaran oleh sat narkoba Polres Kerinci yang telah memastikan tersangka tersebut.

Saat penangkapan dan penggeledahan terhadap tersangka, berhasil mengamankan barang bukti 1 (satu) bungkusan dalam makanan ringan kuaci pada bagian samping atas di lakban warna hitam yang di ketahui di dalamnya berisikan 1(satu) bungkus plastik bening ukuran sedang di dalamnya berisikan serbuk kristal warna bening diduga sabu dengan berat 50,19 gram, uang sebanyak Rp.599.000 dan satu unit handpone merek samsung, kemudian  tersangka dan barang bukti dibawa ke Mako Polres kerinci untuk penyidikan lebih lanjut.

“Penangkapan ini atas peran serta masyarakat memberikan informasi kepada kepolisian, diharapkan kedepannya masyarakat tidak perlu segan apabila mengetahui atau mempunyai informasi untuk melaporkannya kepada pihak kepolisian,” Jelasnya.(rfa/tibratanesw.polri)

 

 

 

Share Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *