Pengerasan Jalan Pematang Gando, Meterial Diduga Berasal Dari Pengerokan Sungai Bungkal

 

Pembukaan Jalan Baru Penantang Gando.

SUNGAIPENUH – Proyek perkerasan jalan berlokasi di Pematang Gando, Dusun Sungai Ampuh, Desa Sungai Jernih, Kec.Pondok Tinggi, Dinas Pekerjaan Umun Kota Sungai Penuh, yang tidak ada papan nama disoal.

Pasalnya, proyek yang dikerjakan Romi Indra menggunakan material perkerasan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, karena materialnya diambil dari Proyek normalisasi Sungai Bungkal yang penuh lumpur dan pasir, serta materialnya berasal dari batu cadas kapur yang berasal dari perbukitan setempat.

“Ternyata disini salah satu tempat dibuang material Sungai Bungkal,” ujar Zonu Irawan dengan sejumlah wartawan.

Terlihat dilokasi, material asal Sungai Bungkal banyak terdapat sampah – sampah, seperti bekas baju dan plastik. Kemudian materialnya banyak bekas lumpur dan pasir dibandingkan dengan kerikil yang masih bulat.

Tidak jauh dari itu, terdapat materiak yang berasal dari bukit. Material yang lazin dusebut cadas itu digunakan juga untuk perkerasan.

“Ini lihat, cadas yang rapuh ini digunakan untuk perkerasan. Batu ini bisa dipastikan tidak lolos uji labor, tapi kenapa tetap dipakai. Kemana nih ilmu orang PU kalau ini tetap diterima,” terang Indra.

Selain itu , Senin sore kemarin terlihat kontraktor bernama Romi membersihkan jalan bersama anggotanya dari bekas sampah plastik, kain dan kayu di jalan yang baru digilas itu.

Sementara itu Romi Indra mengungkapkan, material yang disuplay dari Sungai Bungkal merupakan material pilihan sesuai dgn spesifikasi teknis.

Menyikapi jawaban Romi, diakun facebook Iksan Muklisin, Romi mendapat bantahan dari Netizen. Bahkan, Iksan menanantang Romi untuk membuktikannya dihadapan aparat hukum, LSM, wartawan dan Dinas PU. (*)

Sumber:GO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *