Perkemahan di Kayu Aro “Ilegal”, Panitia Akhirnya Minta Maaf ke Kwarcab

 

Undangan Persami 5 Kecamatan Kayuaro.foto ist.

KERINCI – Dunia Pramuka di Kerinci bergoyang, setelah munculnya kemah bersama dan jalan santai di lima kecamatan, yang mengatasnamakan pramuka.

Dari sejumlah undangan yang beredar, diketahui acara tersebut berlangsung pada 26 sampai 27 Agustus, dan akan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kerinci dan dihadiri oleh Bupati Kerinci.

Hanya menyebutkan peserta perkemahan dan jalan santai, berasal dari SD dan SMP serta masyarakat, yang berada di lima kecamatan.

Dalam undangan yang ditandatangani oleh Muhammad Lukman dan Resdi, tersebut, tidak disebutkan siapa penyelenggara yang menghadirkan peserta perkemahan dari lima Kwartir Ranting tersebut.

Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kerinci, Hatirman, saat dikonfirmasi mengakui sejauh ini tidak ada izin ataupun rekomendasi dari Kwarcab Kerinci, terkait pelaksanaan perkemahan tersebut.

“Yang ada hanya undangan menghadiri saja. Mungkin mereka baru belajar, jadi tidak tahu dengan prosedur tersebut,”ungkapnya.

Sekretaris Kwarcab Kerinci, Dalil Satri, diminta tanggapannya soal prosedur pelaksanaan perkemahan, mengaku sudah ada aturan yang jelas mengatur masalah itu.

“Satuan Pramuka Gudep atau Kwaran, boleh saja melaksanakan kegiatan gabungan, namun harus sesuai aturan. Aturannya, jika mengumpulkan gudep dan beberapa Kwaran, harus ada rekomendasi Kwarcab, jika tidak itu ilegal,” tegasnya.

Terkait kegiatan perkemahan di Kayu Aro, Dalil mengaku tidak mengetahuinya secara pasti. “Mungkin izinnya ada, coba ditanyakan kepada Kakwarcab langsung,”jawabnya.

Sementara ketua panitia pelaksana kemah bersama dan jalan santai lima kecamatan, Muhammad Lukman dikonfirmasi Jumat (25/8) mengakui pihaknya belum memberitahukan Kwarcab Kerinci. Ia tidak tahu Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) harus izin Kwarcab.

“Hari ini (Jumat) sudah saya telpon ketua Kwarcab Kerinci, minta maaf jika itu harus rekomendasi Kwarcab,” katanya.

Kata M Lukman, Persami tersebut atas musyawarah seluruh kepala sekolah SD,SMP lima kecamatan. “Persami hasil musyawarah seluruh kepala sekolah,” ujarnya.

Hatirman dikonfirmasi kembali siang ini mengatakan, ia baru di beritahukan oleh panitia Persami 5 Kecamatan Kayuaro. “Barusan saya ditelpon oleh Pak Lukman, ya kita maklumi. Seharusnya melapor dulu, ini dilaporkan ke Diknas dan Bupati,” tandasnya.(rco)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *