Tokoh Kerinci Hilir Bersatu: Calon yang Maju Tetap Satu

Jika Menang di Pilkada Kerinci 2018

INDOJATIPOS.COM – Lembaga Akses School of Research (ASR) Jakarta Jumat (6/10/2017) telah mengeluarkan hasil survei terhadap bakal calon bupati dari Kerinci Hilir. Hasilnya Zainal Abidin menempati posisi teratas, kemudian disusul Tafyani Kasim, Candra Purnama, dan Subur Budiman.Namun belakangan keluarnya hasil survei tersebut malah menimbulkan polemik, dan mendapat penolakan.

Tafyani Kasim misalnya, menyatakan akan melakukan survei pembanding karena ditunjuknya Akses School of Research untuk melakukan survei tidak sesuai kesepakatan.
Menanggapi hal ini, Jafni Nawawi selaku koordinator Kerinci Hilir Bersatu dan anggota Tim 7 mengatakan, tidak ada yang salah dari pemilihan Akses School of Research untuk melakukan survei. Jafni menyebutkan,sebelumnya sudah ada kesepakatan jika survei dilakukan oleh lembaga yang belun pernah melakukan survei di Kerinci.
“Kesepakatan sebelumnya, bakal calon menyerahkan survei kepada kita Tim 7. Dan disepakati tidak dipublikasikan lembaga survei apa yang akan dipakai, tidak benar kalau sudah ada kesepakatan pakai LSI (Lembaga Survei Indonesia,” beber Jafni, Senin (9/10).

Meski tidak tergabung dalam Persepsi namun Jafni menegaskan pihaknya tidak asal-asalan menunjuk Akses School and Research untuk melakukan survei. Bahkan ia menyebut lembaga survei tersebut memiliki track record yang cukup baik.

“Mereka sudah 63 kali melakukan survei di berbagai kabupaten/kota di Indonesia,” sebut Jafni.

Lantas, bagaimana jika Tafyani atau ada calon lainnya dari Kerinci Hilir tetap ingin maju di Pilkada Kerinci 2018? Jafni menegaskan, jika ada calon dari Kerinci Hilir yang maju di luar hasil survei, maka tidak akan didukung.

“Calon yang maju dari hilir tetap satu. Kalau ada yang maju di luar hasil survei, maka tidak akan didukung tim 9 lainnya dan akan dicap sebagai pengkhianat,” tegas Jafni.

M Rahman Tokoh Kerinci Hilir dan mantan Wabup Kerinci periode Murasman ini menyampaikan semua tim 9 menerima hasil survei ASR. Dan tidak ada alasan tim 9 lain dan termasuk kandidat yang disurvei tidak menerimanya. Karena awalnya sudah bersepakat dan menyetujui fakta integritas.

“Mari kita bersama-sama merima hasil ini, demi percepatan pembangunan, pemekaran kerinci hilir nantinya jika tokoh kerinci hilir akan memenangkan pilkada ini. Jangan kehendak sendiri, ego tim, kita pikir masyarakat,” terang mantan ketua DPC Golkar Kerinci ini.

Sementara itu, Tafyani Kasim saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat pernyataan kepada Tim 7 Kerinci Hilir Bersatu, untuk melakukan survei pembanding yang akan dilakukan oleh Indo Barometer. Dikatakan Tafyani, dalam waktu dekat hasilnya akan dirilis.

“Nanti, hasil survei pembanding itulah yang akan kami jadikan acuan untuk menentukan langkah berikutnya,” ujar Tafyani.(metrojambi)

Share Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *