Daerah Rawan ke 9 Konflik Pilkada, Ini Pesan Kapolres Kerinci

 

Sambutan Kapolres Kerinci AKBP Dwi Mulyanto setelah Pleno Nomor Urut oleh KPU.foto ijp

SUNGAIPENUH- Bertepatan acara pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kerinci di gedung Nasional Kota Sungaipenuh, Selasa(13/2/2018).
Kapolres Kerinci AKBP Dwi Mulyanto SIK,SH kembali mengingatkan kepada semua kandidat dan maupun Tim Sukses dan masyarakat untuk sama-sama mewujudkan Pilkada 2018 damai di Kabupaten Kerinci.
Hal ini ditegaskan oleh Kapolres ketika memberikan kata sambutannya di hadapan pasangan kandidat dan sejumlah tokoh masyarakat yang hadir dalam mengikuti pengundian nomor urut. Menyikapi hal ini pihaknya mulai siaga dan gencar melakukan sosialisasi Pilkada Damai.
“Kita telah minta Kasat Bimmas untuk gencar melakukan pendekatan sekaligus sosialisasi Pilkada Damai. Bahkan kita juga minta disetiap desa di Kerinci mulai mengaktifkan Pos Kamling untuk ronda. Supaya apapun akan mudah terdeteksi oleh anggota,” ujarnya.
Selain itu, Kata Kapolres sesuai dengan pemetaan yang dilakukan Bawaslu Republik Indonesia (RI). Dideteksi bahwa Kabupaten Kerinci berada pada peringkat 9 besar daerah yang rawan konflik dalam pilkada.
“Dalam kesepatan ini, kami menghimbau agar bakal pasangan calon serta tim suksesnya dapat berpolitik secara santun, damai dan tanpa mengunakan isu-isu Suku, Ras, Agama dan Antar golongan selama proses Pilkada berlangsung. Kami aparat kepolisian bersama Kodim Kerinci sekuat tenaga untuk mengajak pilkada damai,” ujarnya.

Bahkan AKBP Dwi Mulyanto juga menyebutkan bahwa banyak masyarakat Kerinci yang berada di luar daerah sangat peduli dengan dengan Kerinci. Bahkan mereka juga mengharapkan selama tahapan Pilkada berjalan, semoga akan tercipta Pemilu damai di Kabupaten Kerinci, sehingga akan menjawab semua perkiraan orang dengan dimasukkannya Kerinci ke peringkat 9 daerah rawan komplik.
“Masyarakat kerinci yang mencari makan diluar sana mesti Peduli terhadap Kerinci. Alangkah ironisnya kalau kita yang berada disini tidak peduli terhadap Kerinci. Karena Kerinci adalah sekepal tanah dari surga yang tercampakkan ke bumi. Jika kita sadar bahwa sesungguhnya permusuhan itu akan merugikan kita, tentu kita akan wujudkan pemilu damai di Kerinci.” ungkap Kapolres.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *