Panwaslu Sungaipenuh Ingatkan Semua Parpol Agar tidak Lakukan Kampanye Sebelum Waktunya

SUNGAIPENUH – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sungapenuh mengingatkan seluruh tokoh, kader dan pengurus partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2019 agar tidak melakukan kampanye sebelum adanya penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP).

Hal itu disampaikan Ketua Panwaslu Kota Sungaipenuh, Netresjaya SH pada pembukaan sosialisasi pengawasan Pemilu DPR,DPD, dan DPRD serta Pilpres 2019, Sabtu (19/5/2018).

Pengurus parpol di Kota Sungaipenuh diminta tidak melakukan kampanye atau pemasangan atribut dengan logo dan nomor Partai stiker di ruang terbuka atau ruang publik, sebelum dilakukan penetapan DCT oleh KIP atau KPU.

“Ini berdasarkan Pasal 276 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,” katanya.

Menurut Netresjaya, kampaye baru boleh dilakukan tiga hari setelah penetapan DCT, baik itu untuk anggota DPR, DPD, DPRD serta penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden.

Yaitu pada 23 September 2018 sampai 13 April 2019. Setelah itu masuk masa tenang, yaitu 14 sampai 16 April 2019.

Para Peserta Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2019.

Hal ini, kata Netresjaya perlu disampaikan agar adanya perlakuan yang sama bagi semua Parpol peserta Pemilu DPR, DPD, dan DPRD serta Presiden dan Wakil Presiden dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan kampanye.

“Intinya kepatuhan peserta Pemilu pada ketentuan peraturan perundang-undangan terkait Kampanye Pemilu dan keterbukaan serta kepatuhan penyelenggara teknis Pemilu terhadap pengaturan kampanye bagi peserta pemilu,” kata Netresjaya.

Menyangkut kampanye pemasangan alat peraga di tempat umum, iklan di media massa baik cetak maupun elektronik, dan internet terlebih dahulu difasilitasi KPU.(cr01)

Share Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *