55 PEMBACA

Pembangunan Jalan Nasional di Pessel Dikebut


INDOJATIPOS.COM – Walaupun masih lama arus mudik Ramadan tahun ini, ruas jalan Nasional Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat perlu ada penambahan rambu – rambu jalan, dan marka jalan.

Untuk memperlancar arus mudik dan balik saat ini terpantau ruas jalan di Provinsi seperti di Kota Painan dikebut dalam perbaikan.

Sementara itu ruas jalan Nasional yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan saat ini kondisi nya dalam pelebaran jalan, terpantau masih ada beberapa titik ruas jalan di daerah tersebut masih dalam pengerjaan. Seperti, di sungai nipah, bukit pulai Ranah Pesisir, dan Air haji.

Ada beberapa titik jalan Nasional di Pessel yang rawan longsor dan banjir, seperti Kecamatan Koto XI Tarusan, Batang Kapas, Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti, Tapan dan Ranah Ampek Hulu Tapan.

Upaya dilakukan oleh Dinas Pengelola Sumber Daya Air ( PSDA) Kabupaten Pessel telah mengusulkan perbaikan atau pelurusan aliran sungai di Nagari Duku Utara Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.

“Anggaran yang kita usulkan untuk perbaikan tebing sungai yang rusak tersebut sebesar Rp 24 miliar,” tutur Kepala Dinas PSDA Pessel Doni Guzrizal.

Dikatakanya, Anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan tebing sungai yang rusak tersebut sebesar Rp 24 miliar. Pada titik itu juga pemasangan batu gede dan pelurusan sungai atau normalisasi,” jelasnya.

Dia menjelaskan bahwa ruas jalan Nasional yang rusak di Nagari Duku Utara itu mencapai panjang 70 meter. Perbaikan itu dilakukan dengan menggunakan anggaran tanggap darurat dari pemerintah pusat oleh Balai Wilayah Sungai V Sumatra barat.

Berdasarkan pantuan di ruas jalan Nasional perbatasan antara Kabupaten Pessel Provinsi Sumatera Barat- Kerinci – Sungai Penuh Provinsi Jambi kini jalan hampir 80 % sudah bagus, walaupun masih ada beberapa titik ruas jalan tersebut yang masih rawan longsor.(cr01)

--COVID-19 DI INDONESIA--

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
SUMBER DATA : KEMENTERIAN KESEHATAN & JHU. UPDATE TERAKHIR :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.