Dari Rengking 9, Status Rawan Konflik Pilkada Kerinci Turun..

KERINCI – Dari 171 daerah yang tahun ini menggelar Pilkada serentak, Kabupaten Kerinci masuk dalam 10 besar daerah yang rawan terjadi konflik. Namun hal itu ternyata tidak terbukti, dimana Pilkada Kerinci berjalan lancar, aman, dan damai.

Bahkan dari rangking 9, status daerah rawan konflik Pilkada Kerinci turun menjadi 107 se- Indonesia. Hal ini disampaikan Kasdim 0417/Kerinci Mayor Inf. Harpilus saat memberikan sambutan di hadapan anggota TNI, Polri, dan Satpol PP setelah rapat pleno KPU Kerinci di Gedung Nasional, belum lama ini.

“Alhamdulillah Pilkada Kerinci sudah berjalan dengan aman dan damai. Untuk urutan daerah rawan konflik, Kerinci sudah turun ke 107 dari urutan ke 9,” ujarnya.

Dia pun berterima kasih kepada semua pihak atas kerja kerasnya mensukseskan Pilkada, termasuk masyarakat dan tim sukses pasangan calon yang turut menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.

“Ini semua berkat kerja sama kita semua hingga Pilkada Kerinci berjalan dengan aman dan damai,” sebutnya.

Hal yang senada juga disampaikan oleh Kabag Ops Polres Kerinci AKP Alfian. Dia sangat mengapresiasi Pilkada Kerinci yang berlangsung damai dan harmonis. Ia menilai tak ada gesekan maupun manuver yang menghasilkan perpecahan.

Masyarakat pemilih, para kandidat, dan pendukungnya, kata dia, bijaksana mengikuti pencoblosan dan hasil hitung cepat atau quick count dari berbagai lembaga survei yang sudah merilis perolehan suara. Hasil tersebut bisa dijadikan gambaran untuk tetap mengacu pada hasil resmi.

“Alhamdulillah masyarakat kita sudah semakin dewasa dalam berdemokrasi. Para kandidat, pendukung, dan masyarakat menunjukkan jiwa kesatria yang luar biasa. Kita harap tidak ada perpecahan sebagaimana yang dikhawatirkan selama ini. Insyaallah, Pilkada ini akan membawa Kerinci semakin maju, sejahtera, dan lebih baik lagi,” pungkasnya. (*)

Sumber:jambiupdate.com

Share Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *