Razia di Rutan Sungaipenuh, Diduga Petugas Temukan Alat Isap Narkoba

KERINCI – Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat Wahid Husen dan suami Inneke, Fahmi Darmawansyah, membuat Kementerian Hukum dan HAM tersentak melakukan razia di Lapas dan Rutan.

Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jambi Berdasarkan Surat Perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-KP. 04.01-148 dalam rangka penertiban fasilitas yang ada dikamar hunian dan lingkungan dalam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan), Minggu malam (22/7) melakukan penggeledahan blok hunian Lapas dan Rutan se-provinsi.

Razia di Rumah Tahanan (Rutan) Sungaipenuh yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Sungaipenuh Eko Arif Setiawan dan didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kerinci.

Pantauan indojatipos.com di Rutan Sungai Penuh, terlihat puluhan petugas gabungan dari Rutan dan Imigrasi melakukan penggeledahan satu persatu narapidana dan ruang tahanan di Rutan Sungaipenuh, pengeledahan ini dimulai sekitar pukul 21.30 WIB hingga pukul 23.00 WIb.

Dalam penggeledahan petugas menemukan sejumlah garpu sendok, kompor listrik, cas ponsel dan uang mulai dari puluhan ribu sampai dengan ratusan ribu. Uang tersebut langsung diamankan oleh petugas. Selain itu, sejumlah handphone (HP) juga diamankan oleh petugas.

Botol yang dilingkar garis diduga alat isap Shabu-shabu ditemukan saat petugas Menggeledah Ruang dan Blok Tahanan Rutan Sungaipenuh, Minggu (22/7/2018) malam.foto indojatipos.com.

“Razia dilakukan tadi seluruh blok hunian intruksi dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI 22 Juli 2018, Kita malam ini melakukan penggeledahan secara serentak di Lapas dan Rutan se-provinsi,” kata kepala Rutan Sungaipenuh Eko Arif Setiawan kepada sejumlah wartawan minggu malam.

Hasil penggeledahan, sejumlah barang berbahaya garpu, hp. Diduga petugas juga menemukan alat isap shabu-shabu dari botol minuman lasegar dengan tutup botol berlubang dua.

“Ini belum bisa dikatakan alat isap sabu, karena kaca, pipet tidak ada. Namun, tetap kita selidiki di kamar mana ditemukan. Mungkin besok kita perintah petugas menyelusuri,” ujar kepala Rutan.(rco)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *