Anggaran Humas Minim, Kegiatan Pemkab Kerinci Terancam Tidak Terpublikasi

INDOJATIPOS.COM, KERINCI – Pemkab Kerinci terancam tidak bisa ekspose lagi. Karena anggaran adventorial minim. Hal ini diungkapkan oleh bagian humas Kabupaten Kerinci kepada media 24/09.

Sangat disayangkan pemangkasan yang di lakukan oleh Tim Anggaran Pembelanjaan Daerah (TAPD) Kab Kerinci terhadap Anggaran humas Kab Kerinci mencapai 74% yang berdampak terhadap publikasi setiap kegiatan Pemda.

Dari usulan awal sebanyak Rp. 675 juta, anggaran humas hanya di setujui oleh TAPD sebanyak Rp. 175 juta.

“Kami menerima flavon anggaran yang sudah diputuskan olek Sekda, bagaimana kami mau protes sementara kami tidak pernah di libatkan penyusunan flavon tersebut,” ungkap Sucipto bendahara humas Pemkab.

Lebih lanjut bendahara humas mengatakan bahwa sampai kondisi bulan juli 2018 sisa anggaran publikasi humas untuk media cetak minus Rp. 41,5 juta, dan media elektronik Rp 40 juta. Sementara kegiatan Pemda masih banyak yang akan di publikasi.

“Senin kemaren saja waktu acara pak bupati di UNP, pak bupati minta acara MoU antara Pemkab Kerinci dengan Universitas Negeri Padang (UNP) dinaikan di beberapa media, dikarenakan anggaran kita sudah habis ya saya jawab tidak bisa karena anggaran kita tidak ada lagi,” ungkap bendahara humas Pemkab Kerinci.

Kabag Humas Pemkab Kerinci Mounry saat di ditemui wartawan dalam ruangan kerjanya juga membenarkan adanya pemangkasan anggaran humas yang mencapai 74%.

“Memang anggaran kita di pangkas sedemikian rupa oleh TAPD hingga kegiatan Pemkab Kerinci terancam tidak bisa diekspose lagi, sementara kegiatan Pemkab sampai desember 2018 masih banyak seperti HUT Kab Kerinci dan Festival Kerinci. Anggaran bagian keuangan naik Rp 325 juta dan bagian Ekobang Rp 412 juta kok anggaran untuk publikasi malah di habisi,” ungkap Kabag Humas. (Cr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *