Nah, PAW Asril, PDI-P Kerinci Usulkan Bendahara Perindo, Kok Bisa?

INDOJATIPOS.COM, KERINCI – Pergantian Antar Waktu (PAW) di tubuh Partai Moncong Putih DPD PDI Perjuangan Kabupaten Kerinci disoalkan kadernya sendiri.

Betapa tidak, usulan DPD PDI P Kerinci untuk PAW Asril di DPRD Kerinci dikabarkan adalah Fitra Jaya yang merupakan hasil perolehan kedua dari Asril. Sayangnya, Fitra Jaya sudah mundur dan sekarang bendahara umum Partai Perindo Kerinci.

Persoalan itu dipertanyakan oleh Supratman, ia mempertanyakan tindakan DPD P Kerinci dan dasar apa Fitra Jaya diusulkan, bukan dia. Menurutnya, Fitra Jaya sudah tidak kader PDIP, karena sudah pindah partai di Perindo.

Supratman kepada wartawan mengatakan, beberapa hari yang lalu sudah ketemu dengan Edison ketua DPD PDIP Kerinci.

“Saya sudah mendengar bahwa bukan saya yang di usulkan. Dan saat saya ketemu pak edison beberapa waktu lalu dia tidak menyebutkan sudah mengusulkan Fitra. Dia minta saya menunggu” ucapnya.

Sementara itu, Asril anggota DPRD Kerinci yang akan di PAW menyebutkan, dia pindah partai terpaksa. Karena dia tidak didaftarkan oleh PDIP ke KPU. Padahal dia sudah mendaftar di PDIP. Asril mengetahui dia tidak terdaftar dari Bacaleg PDIP pada saat Data Caleg Sementara ( DCS) di umumkan KPU Kerinci.

“Saya tidak ada niat keluar dari PDIP, Saya nyaleg dari PPP itu karna pada saat DCS keluar, nama saya ternyata tidak ada.Oleh sebab itu saya ambil langkah mendaftar atau menggantikan Bacaleg dari PPP” Ucap nya.

Pada DCT nama Asril Juga tidak terdaftar baik di PDIP maupun PPP. Padahal surat PAW nya sudah di terbitkan oleh Gubernur.

Menurut hasil PILEG 2014, suara dibawah asril FITRA JAYA dan Suara ketiga Supratman Ahmad. Berdasarkan aturan FITRA JAYA berhak menggantikan Asril.

Namun saat ini FITRA JAYA Sudah Keluar dari PDIP . Fitra sudah pindah ke Partai PERINDO menjabat sebagai Bendahara Umum DPD Perindo kerinci.

Sesuai aturan FITRA JAYA juga tidak berhak menggantikan ASRIL. Karna dia Sudah bukan Anggota dari PDIP.
Yang berhak menggantikan ASRIL otomatis suara terbanyak ke tiga yaitu Supratman Ahmad.

Sampai berita ini diterbitkan Edison belum dapat di Konfirmasi, SMS belum di balas dan saat ditelfon HP tidak di angkat.(rco)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *