Lagi, Jalan Sungaipenuh-Tapan Tertutup, Diduga Ulah Pengerokan Tanah oleh PT AAK

INDOJATIPOS.COM, SUNGAIPENUH – Akses jalan yang menghubungkan Kota Sungaipenuh-Kerinci Via Tapan Sumbar tertutup tanah longsor. Akibat kendaraan mengakut pasokan BBM dan sembako terjebak dilokasi tanah longsor.

Tanah longsor terjadi di KM 34 sekitar pengerokan tebing proyek jalan nasional yang dikerjakan oleh PT Ariel Abdi Kencana. Longsor terjadi pukul 10.00 WIB Kamis (8/11/2018).

Terjadinya tanah longsor di sorot sejumlah aktivis. Yoseprizal menduga tanah longsor yang terjadi kembali merupakan kelalaian rekanan yang mengerok tebing, sehingga mengakibatkan longsor terulang kembali.

“Longsor berulang-ulang terjadi di titik ruas jalan yan sama seperti beberapa minggu dulu, tepatnya ditempat lokasi bekas pengerjaan pengerokan tebing jalan yang sedang di kerjakan oleh PT.ariel abadi kencana,” ujar Yoseprizal ketua LSM Fakta

Menurut Yoseprizal, hasil pantauan dilapangan, sejumlah pengguna jalan yg mengendarai sepeda motor mengatakan, longsor sekarang hari ini adalah longsor tanah kuning,setinggi 2 meter, sedangkan longsor yang sebelumnya
pengendara terpaksa mengangkat motor.

“Sedangkan kendaraan roda empat sekarang banyak yang antri. Sedangkan alat berat yang ada di lokasi milik renakan PT ariel abadi kencana, sampai malam ini belum juga bekerja,” imbuhnya.

Dikatakanya, tanah longsor tersebut adalah tanggung jawab PT.ariel abadi kencana, karna tanah bukit yang longsor tersebut adalah hasil kelalaian pekerjaan pihak rekanan. “Kuat dugaan kita tanah longsor bukan bencana alam, ” tegasnya.

Jalur urat nadi perekonomian daerah kota sungai penuh dan kabupaten kerinci, dari jam 10.00 wib pagi sampai malam ini, tidak satu pun kendaraan roda empat melewati jalan tersebut.(Imes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *