Walikota Sungaipenuh Diminta Evaluasi Kinerja Dirut PDAM Tirta Khayangan

INDOJATIPOS.COM, SUNGAIPENUH – Pelanggan PDAM Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh mengeluh kondisi suplay air bersih yang tidak mengalir dengan biasanya. Kondisi tersebut beruntut pada permintaan warga agar Walikota Sungai Penuh mengevaluasi kinerja Dirut PDAM Hamdani.

Permintaan ini dikarenakan kondisi yang cukup memprihatinkan. Pasalnya, akhir-akhir ini pasokan air bersih ke rumah warga mulai tidak mengalir. Tidak tanggung-tanggung kondisi ini sudah hampir dua pekan.

Hal ini disampaikan oleh Zoni Irawan aktivis LSM Sungai Penuh Kerinci. Ia meminta kepada Walikota Sungai Penuh untuk memberi teguran keras terhadap kinerja Dirut PDAM Tirta Khayangan tersebut.

“Kita sangat mengeluh kondisi air bersih di Kota Sungai Penuh saat ini. Bahkan ada sebagian wilayah Kecamatan yang kesulitan untuk mendapatkan pasokan air bersih. Oleh karena itu kita minta kepada bapak Walikota Sungai Penuh untuk segera mengevaluasi kinerja Dirut PDAM Tirta Khayangan saat ini,”tegasnya, (1/1).

Ditambahkan Zoni akibat pasokan air bersih yang tidak mengalir tersebut, juga memiliki dampak terhadap perusahaan dan juga usaha menengah kecil lainnya.

“Kita sangat kasian terhadap para pelanggan yang bekerja dalam menjalankan usaha. Seperti usaha rumah tangga maupun masyarakat lainnya dalam aktivitas sebagai ibu rumah tangga,”jelasnya.

Ia menambahkan kondisi ini merupakan salah satu yang terparah sejak beberapa tahun belakangan ini. “Ya ini merupakan salah satu yang terparah yang pernah terjadi beberapa tahun terakhir,” ujarnya.

Hardizal Komisi III mengatakan hal yang sama. Ia menyebutkan bahwa sebagai jabatan Dirut PDAM hendaknya dijabat oleh orang yang memiliki kredebilitas.

“Ini pertanda bahwa tidak profesional nya manajemen perusahaan itu (PDAM). Kita minta kepada Walikota Sungai Penuh untuk segera mencopot Dirut PDAM,” singkatnya.

Direktur PDAM Tirta Khayangan, Hamdani, belum berhasil dikonfirmasi. No hp yang biasa digunakan sedang tidak aktif. Dan sms yang dikirim belum dibalas.(cr01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *