Diduga Asaljadi, Tembok Penahan Tebing Dinas PUPR Sungaipenuh Senilai Rp 1,4 Milyar Ambruk

INDOJATIPOS.COM, SUNGAIPENUH –Baru selesai Provisional Hand Over (PHO) dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kota Sungai Penuh, tembok penahan tebing roboh sepanjang lebih kurang 50 Meter, diduga pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Pantauan Indojatipos Media Pekerjaan Rehabilitasi Jalan Dusun Malwan Asrama TNI dikerjakan oleh CV. Gusti Sapta dengan nilai Kontrak Rp.1,4 Milyar Kecamatan Pondok Tinggi Kota Sungai penuh Pemasangan Tembok Penahan Tebing baru saja selesai di bangun akhir Tahun 2018, teryata sekarang ambruk.

Yosep Rizal, ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) FAKTA ketika diminta tangapannya Rabu (05/03/2019) mengatakan, Karena pada awalnya pekerjaan tersebut di duga sudah menyalahi aturan pada pasangan Tembok Penahan Tebing. “Anehnya, tembok penahan tebing itu bukannya pasangan batu mortal melaikan Coran yang di masukan batu ke dalamnya”, ungkap Yosep Rizal.

Adapun kerusakan yang terjadi pada Tembok Penahan Tebing tersebut tinggi
1,5 meter sepanjang sekitar 50 meter. Oleh karena itu sampai saat ini belum ada perbaikan dari pihak rekanan. Padahal proyek tersebut memakan anggaran Rp 1,4 Milyar sehingga proyek ini masih dalam tahap pemeliharaan.

“Mumpung masih ada waktu masa pemiliharaan seharusnya pihak Dinas PUPR kota sungai penuh menyurati pihak rekana agar tembok penahan tebing di perbaiki kembali.selain itu pihak rekanan harus memperbaiki kembali sebulum serah terima terahir Final Hand Over ( FHO)”, tambah yosep Risal.

Sampai berita ini di publiskan kami belum berhasil menemui pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Bidang Bina Marga Kota Sungaipenuh untuk konfirmasi.(Yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *