Pejabat dan DPRD Kerinci Diingatkan KPK Tidak Terlibat Korupsi

INDOJATIPOS.COM, KERINCI– Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) RI meminta kepada seluruh pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk tidak terlibat dalam kasus korupsi dan bermain proyek.

Ini disampaikan oleh Kepala Koordinator Supervisi Pencegahan KPK Wilayah II Sumatera, Aida Ratna Zulaiha, usai Rapat Koordinasi dan Supervisi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Kabupaten Kerinci, Rabu (13/03/2019) saat dikonfirmasi wartawan.

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Kerinci telah menerapkan program Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ini dinilai cukup bagus untuk mencegah tindak pidana korupsi di Kerinci.

“Dengan adanya program TPP ini pejabat tidak perlu lagi main – main proyek dan kita juga minta kepada para pejabat daerah untuk terlibat dalam kasus korupsi,” katanya.

Selain pertermuan dengan pejabat SKPD Tim dari KPK juga melaksanakan pertemuan dengan anggota DPRD kabupaten Kerinci. Dalam pertemuan tersebut, Aida, juga mengingatkan kepada anggota DPRD untuk jangan terlibat dalam kasus korupsi.

“Modus suap dan pengadaan barang dan jasa masih dominan, seperti di lingkup pemerintah daerah, bahkan banyak melibatkan legislatif. Penindakan kpk, juga dalam bentuk suap izin yang melibat pihak lain seperti swasta juga bisa dijerat, tapi Bupati menjadi pasien KPK yang cukup banyak,” terangnya.(Yudi/rco)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *