320 PEMBACA

Harga Kentang dan Cabai di Kerinci Anjlok, Petani Menjerit


INDOJATIPOS.COM, KERINCI – Harga Komuditi andalan Petani Kayuaro Barat Kabupaten Kerinci merangkak turun. Akibat, sejumlah petani mengeluh.

Pantauan INDOJATIPOS.COM di Kecamatan Kayuaro, harga sayuran Cabai saat ini Rp 11 ribu perkilogram, yang sebelumnya Rp 15-18/kilogram. Sedangkan harga kentang Rp 4 ribu/kg yang sebelum Rp 6 ribu/kg.

‘’Sekarang harga cabe ditingkat petani hanya Rp 11 ribu per kg dan Kentang masih berkisar Rp 4 ribu per Kg,” katabUcok salah satu Petani Desa Sungai Lintang kepada indojatipos.com Rabu (20/3/2019).

Turunnya harga tersebut, Kata Ucok berdampak pada Petani yang mana biaya dan modal bercocok tanam mahal tidak sebanding biaya tanam, beli obat-obatan dan pupuk.

“Petani sekarang menjerit, rugi harga sayur merangkak turun. Sedangkan biaya tanam, beli obat,pupuk sangat mahal,” ujarnya.

Baca Juga  Diduga Dihantam Tanah Longsor Lokasi Proyek, Kabel FO Putus Internet Lelet di Kerinci-Sungaipenuh

Tidak hanya Cabai dan ketang harganya anjlok, tomat dan kol turun drastis, Harga tomat sebelumnya Rp 4 ribu/kg sekarang menjadi Rp 1000 per kg. Begitu juga kol turun menjadi Rp 1000 per kg.

‘’Petani memilih kol, tomat tidak dipanen. Sebab, biaya panen dan ongkos angkut panen tidak se imbang di banding dengan harga jualnya,’’ tutur Ucok.

Ayah dari dua anak yang mata pencarianya bersumber dari hasil barcocok tanam sayur mayur di daerah Sungai lintang kecamatan kayu aro barat kini hanya bisa berharap pemerintah semoga harga bisa stabil dan bisa memulihkan ekonomi bagi masyarakat Kayu Aro umumnya.

“Sekarang ini hanya harga bawang merah dan brokoly saja yang harganya cukup stabil, sementara dari hasil panen bawang dan brokoly tidak bisa menutupi kerugian kami,” tambahnya.

Baca Juga  Kebakaran Hebat di Kayuaro, 2 Unit Mobil Hangus Terbakar

Laporan Yudi Hermawan
Editor Richo P

--COVID-19 DI INDONESIA--

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
SUMBER DATA : KEMENTERIAN KESEHATAN & JHU. UPDATE TERAKHIR :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.