Pelaku Diancam 15 Tahun Penjara, Ini Lokasi Pembuatan Video Mesum “Jilbab Pink” yang diungkap Polres Kerinci

INDOJATIPOS.COM, Kerinci – NA (21) tahun warga Desa Sanggaran Agung, Danau Kerinci ditangkap Tim Opsnal dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kerinci, Selasa (18/6/2019) dikediamannya pukul 16.30 WIB atas kasus penyebar, pameran video mesum.

Dihadapan Polisi, NA (21) mengakui perbuatan menyebar dan sebagai pameran video “jilbab pink” yang sempat viral itu. NA juga mengakui adegan video itu disalah satu pondok taman rekreasi di salah satu Desa pinggiran Danau Kerinci.

Kapolres Kerinci AKBP Dwi Mulyanto melalui Kasat Reskrim IPTU Toni Hidayat, mengatakan, Kranologi awalnya korban anak dibawah umur disetubuhi oleh pelaku NA, dan saat disetubuhi, pelaku memvideoakan adegan persetubuhan tersebut.

“Pengakuan pelaku di tempat pondok salah satu objek wisata Pinggir Danau Keeinci, kemudian pelaku mengirimkan Video tersebut ke teman-teman Korban,” ungkap Kasat Reskrim Toni.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kejadian yang dialaminya kepolres Kerinci pada hari Jumat tanggal 13 Juni 2019 lalu dengan laporan Polisi Nomor : LP / B-348 / VI / 2019 / Spkt.1 / Res kerinci, tanggal 13 juni 2019 Tentang Persetubuhan Anak di Bawah Umur.
2. Surat Perintah Penyidikan Nomor : Sp. Sidik / 36/ VI/ Res.1.4/ 2019, tanggal 17 Juni 2019.
3. Surat Perintah Penangkapan Nomor : Sp.kap/ 31 / VI / res.1.4 / 2019,tanggal 18 Juni 2019.

“Pelaku NA diganjar dengan pasal 76 D Jo Pasal 81 Ayat (1) dan Ayat (2), persetubuhan terhadap anak dibawah umur, UU RI No. 35 tahun 2014, tentang Perubahan atas UU no 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak, dengan ancaman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun denda paling banyak Rp 5 Milyar,” jelas Toni.

Untuk diketahui, setelah sempat viral video “Rexona Hijau” dan video “Biji Ketumbar”, warga Kabupaten Kerinci dan Sungaipenuh, kembali viral dengan beredarnya video syur lainnya, yang berjudul “Jilbab Pink dengan adegan layak hubungan intim yang durasi video 1 menit 28 detik”.(rco/yud)

Share Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *