Kelanjutkan Pekerjaan Jalan Nasional di Kerinci Tunggu Hasil Uji Labor, Ini Penjelasan PPK Khusairi

INDOJATIPOS.COM, KERINCI – Pengecekan jalan nasional, yang dilakukan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IV Jambi, bersama dengan LSM dan Pers, dilaksanakan pada Minggu (23/6).

Hasilnya, secara visual pekerjaan jalan tersebut dianggap tidak bermasalah, karena masih dalam tahap pekerjaan.
Hanya saja, pekerjaan tetap ditunda selama dua minggu, sambil menunggu hasil uji labor yang dilakukan secara independen oleh LSM.

PPK II,5 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Khusairi, saat dikonfirmasi mengatakan dugaan terjadinya kerusakan jalan yang baru dibangun sudah dianggap selesai.

“Setelah klarfikasi di lapangan, ternyata bukan jalan yang kita kerjakan saat ini yang mengalami kerusakan,” katanya.

Keruskaan di Koto Keras tepat di STA 03+ 10 merupakan penanganan sementara saat lebaran kemarin. Sehingga kerusakan yang terjadi saat ini, akan dilakukan perbaikan dan dibongkar ulang.

“Nanti akan kita bongkar ulang dan diperbaiki. Kemarin pekerjaannya hanya bersipat sementara, jelang lebaran saja,”katanya.

Sedangkan yang di Aroma Pecco tepat nya di STA 38 +50 seperti dalam poto temuan lsm kobra itu merupakan pekerjaan galian perkerasan beraspal tanpa cold milling machine untuk pekerjaan campuran aspal panas (CAP). Untuk kualitas material yang digunakan Khusairi mempersilakan kepada LSM dan masyarakat, untuk mengambil sampel material, jika ingin melakukan pengujian labor.

“Semua bentuk pekerjaan aspal kita hentikan selama dua minggu ke depan, sambil menggu teman-teman LSM melakukan ujia labor secara independen,”ucapnya.

Supaya tentang pemberitaan kualitas material yg digunakan bisa clear dan menjadi perdebatan berkepanjangan. Hasil pengujian labor dari LSM, nantinya akan dibandingkan dengan hasil labor yang ada saat ini. “Silakan mau uji di mana saja, nanti kita bandingkan mana yang lebih valid,”tambahnya lagi.

Sementara Jon Afriza, perwakilan LSM yang hadir di lapangan, mengatakan secara visual peninjauan di lapangan memang dianggap sudah selesai.
Namun demikian, pihaknya tetap akan melakukan pengujian material di labor secara independen. “Untuk mengetahui kualitas material, kami akan melakukan uji labor secara independen,” jawab Jon Afriza.

Ini dilakukan, demi didapatkannya jalan yang berkualitas di Kabupaten Kerinci. “Kita tidak ada kepentingan pribadi, namun ini murni agar jalan yang dibangun berkualitas,” ucap pria yang akrab disapa Ija ini.

Sementara perwakilan PT Arora, rekanan yang mengerjalan jalan nasional di Kerinci, Diki, mengaku sebelum memulai pekerjaan, ada prosedur yang harus mereka ikuti.

“Ada tahapan pengujian sampel di labor yang dilaksanakan oleh pihak PPK, konsultan Suvervisi, pengawas lapangan dan pihak rekanan secara bersama. Dari hasil uji DMF setelah dilakukan trial mix menjadi JMF, JMF inilah sebagai acuan dalam pelaksanaan pekerjan di lapangan.(yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *