Keluarga Sebut TKI Nona di Makam di Malaysia, Hartitus : Terima Kasih Ketua DPRD Sungaipenuh

INDOJATIPOS.COM, SUNGAIPENUH-Pemulangan TKI asal Kota Sungai Penuh, Dewi Nona yang meninggal dunia di Malaysia batal, karena pihak keluarga perpendapat almarhum di makamkan di negri jiran.

Hal ini didasarkan atas kesepakatan pihak keluarga, yang sebelumnya berencana untuk memulangkan almarhumah ke rumah duka, namun atas berbagai pertimbangan dibatalkan pihak keluarga.

Salah seorang kerabat Almarhumah Dewi Nona yang juga dikenal atas nama Roslinda di paspornya, Hartitus Berdasarkan kesepakatan pihak Keluarga, jenazah almarhumah bakal dimakamkan di Malaysia.

“95 persen rencana kita akan memulangkan jenazah, namun sayangnya terjadi mis komunikasi,”ungkapnya.

Sebelumnya, lanjutnya Ketua DPRD Sungai Penuh, Fikar Azami berjanji untuk menangulangi kekurangan dana untuk pemulangan jenazah almarhumah, namun terjadi kendala akan adanya mis komunikasi antara kerabat di Malaysia dengan di Sungai Penuh.

“Sebelumnya sebagian dana dibantu kerabat di malaysia, sehingga Ketua DPRD Sungai Penuh pun ikut membantu tambahan dana hingga ambulan, tapi sayangnya dana yang disiapkan di Malaysia belum ada kepastian, apakah sumbangan atau utang piutang, takutnya dibebankan ke anaknya,”katanya.

Kondisi ini, ditambahkannya pihak keluarga Nona yang terbilang tidak mampu dan kondisi orang tuanya yang tengah sakit.

“Tapi kita sangat berterima kasih atas niat baik pak Ketua DPRD Sungai Penuh, Fikar Azami. Ini murni kesalahan komunikasi, bukan kesalahan pak Fikar,”ucap Hartitus kerabat almarhum.

Kepala Desa Koto Padang, Syamsudin membenarkan berdasarkan informasi terakhir berdasarkan pihak keluarga baik di Sungai Penuh dan di Malaysia, Dewi nona dimakamkan di Malaysia.

“Kita berterima kasih sekali kepada Ketua DPRD Sungai Penuh atas niat baiknya, ini semua bukan kesalahan pak Fikar melainkan hasil kesepakatan keluarga,”jelasnya.

Ditambahkannya, almarhumah Dewi nona atau Roslinda berdasarkan nama di paspornya memiliki tiga orang anak, dua orang anaknya yang saat ini merupakan pelajar SMA dan seorangnya Pelajaar SD sehingga sangat kekurangan biaya.

“Anaknya (nona, red) di Malaysia merupakan anak ketiganya lain bapak, niat baik pak fikar sudah sampai. Kita berharap pak Fikar ada kesempatan bisa melayat dan memberikan bantuan bagi anak-anak almarhumah,”harapnya.(cr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *