34 PEMBACA

Wabup Kerinci Ami Taher Ajak Investor Berinvestasi di Kerinci


INDOJATIPOS.COM, KERINCI – Pertumbuhan jumlah investor dalam negeri yang diiringi dengan peningkatan jumlah transaksi diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

Wakil Bupati Kerinci Ami Taher mengutarakan membuka peluang seluasnya kepada investor untuk berinvestasi dengan banyaknya investor yang berinvestasi maka laju pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kerinci akan cepat melesat.

“Ada beberapa pihak yang ingin mengembangkan kawasan di Kayu Aro telah mengajukan dan kita akan meminta kepada pihak penanam modal untuk bahas itu dan permudahkan jika ada investasi tersebut itu positif dan bermanfaat untuk Kerinci dan tidak juga merusak bagi kita jangan kita persulitkan hal tersebut,” ungkap Wakil Bupati Kerinci kepada wartawan.

Baca Juga  Wako AJB Apresiasi Penyerahan Bantuan Pemprov Jambi

Khususnya kita sangat membutuhkan investasi sambung ami taher untuk di Kerinci seperti hotel-hotel untuk kegiatan dan ajang-ajang internasional untuk menunjang perkembangan daerah.

“Sehingga apapun kegiatan dan ajang-ajang internasional dapat kita hadapi adanya investor yang membawa positif untuk kerinci seiring meningkatnya kunjungan wisata di wilayah ini,”jelasnya.

Oleh karena itu sangat penting peran media untuk dapat mempromosikan kerinci yang destinasi yang indah ini, agar investor tertarik dan membuka investasinya di Bumi Sakti Alam Kerinci.

Ami Taher menegaskan, daerah lain di Indonesia yang lebih dulu maju juga berkat banyaknya investor yang menanamkan modalnya. Untuk itu agar Kerinci bisa turut maju seperti daerah lain, maka salah satunya harus berupaya untuk mengajak atau menarik investor ke Kerinci.

Baca Juga  Wako AJB Apresiasi Penyerahan Bantuan Pemprov Jambi

“Mudah-mudahan saja, upaya pemkab untuk terus mengajak investor bisa membuahkan hasil yang baik,” Tegas Ami Taher. (adv)

--COVID-19 DI INDONESIA--

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
SUMBER DATA : KEMENTERIAN KESEHATAN & JHU. UPDATE TERAKHIR :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.