Proyek Pagar Kantor Camat Danau Kerinci Diduga Gunakan Besi Bekas

INDOJATIPOS.COM, Kerinci- Di tahun Anggaran 2019 setiap kantor camat wilayah Kabupaten Kerinci mendapat suntikan dana APBD. Pasalnya setiap kantor yang melaksanakan pekerjaan Kontrusi perbaikan pagar dan rehab bangunan terkesan asal jadi.

Salah satu kegiatan pembangunan pagar yang dikerjakan oleh kontraktor di wilayah Kantor Camat Danau Kerinci diduga kuat mengunakan bahan bekas dan tidak mengikuti aturan dari gambar perencanaan yang telah di cantumkan dala Rencana Angaran Biaya (RAB).

Pantauan media Indojatipos.com pada Kamis (08/08/2019) pada pekerjaan pagar diduga banyak mengunakan bahan bekas pada pembesian dan pagar hal ini dinilai ada kejangalan pada salah satu item pembesian yang tak sesuai dengan aturan gambar perencanaan.

Dasril salah satu pengamat pembangunan Kerinci ketika diminta tangapannya mengatakan, seharusnya pada pemasangan pagar harus mengunakan pembesian pada sloop agar pagar bisa bertahan dan kuat bukan hanya main tempel pada pasangan batu bata.

“Pemasangan sloop itu adalah kekutan pada pemasangan pagar supaya pagar bisa bertahan bukan hanya main tempel saja, kalau seperti ini pagar tersebut sudah pasti tidak akan bertahan lama”, ungkap Dasril.

Selain itu, pembagunan pagar di kantor camat Danau Kerinci diduga pekerjaan memakai pondasi yang lama dan pada sloop paling bawah juga mekai yang lama. Dalam pekerjaan ini hanya pasangan batu bata dan coran tiang saja yang terlihat pada pekerjaan pagar.

“Dalam pekerjaan pagar ini diduga ada permainan antara kontraktor dengan dinas terkait, kerja di depan mata pun tak bisa membedakan mana yang baru dan mana yang lama,” Dasril lagi.

Camat Danau Kerinci Tito Ripano selaku Pengguna Anggaran saat di hubungi melalui telpon Kamis (08/08/2019) mengatakan, ketika dintanya soal ini malah ia meminta datang saja ke sini (Kantor). “Kontraktornya juga ada di sini (kantor camat danau Kerinci), ” kata Tito via WhatsApp. Namun tim indojatipos.com tiba di kantor camat, camat keadaan sibuk rapat bahkan kontraktor tak ada dilokasi begitujuga tak ditemukan pengawas proyek.(yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *