Masa Penawaran Sudah Lewat, UKPBJ Kerinci Berani Umumkan Pemenang 5 Paket Proyek Bermasalah

INDOJATIPOS.COM, KERINCI — Lagi-lagi Panitia Lelang Pokja Unit Kelompok Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Kerinci kembali didatangkan sejumlah kontraktor yang ikut penawaran sejumlah proyek, Rabu (18/9/2019).

Kedatangan mereka di ruang UKPBJ Kerinci bentuk protes dan dasar apa Pokja lelang menetapkan 5 paket proyek di Dinas PUPR Kerinci sudah ditetapkan pemenangnya.

Padahal, kelima paket proyek bernilai milyaran itu telah habis masa berlakunya penawaran paska kisruhnya seluruh anggota Pokja mengundurkan diri pada tanggal 13 September lalu.

“Saya mempertanyakan dasar apa Pokja lelang menetapkan lima perusahan sebagai pemenang tender. Sedangkan masa penawaran lelang sudah berakhir, karena masa lelang berakhir sejak 30 Juli sampai 30 Agustus 2019. Tiba-tiba sekarang tanggal 18 September sudah ada pemenangnya,” ujar salah seorang rekanan di Ruang UKPBJ Kerinci, tadi siang.

Menurutnya, aturan yang berlaku masa penawaran telah habis, paket proyek itu harus di lelangkan kembali. “Kapan dan dimana Pokja melakukan pembuktian, sedangkan pemilik semua perusahan yang masuk urutan, 1,2,3 dan 4 tidak ada diundang. Sedangkan itu masa Anggota Pokja lama yang sudah mundur, maka harus diulang lelangnya karena sudah ada panitia baru,” ungkap rekanan lainnya.

Menanggapi hal itu, Novrida didampingi sejumlah anggota Pokja lainnya mengatakan, terkait klarifikasi dan pernyataan kontraktor tersebut pihaknya tidak tahu karena baru menerima surat tugas dari Kepala UKPBJ Kerinci Askar Jaya penganti anggota pokja yang mundur.

“Kami baru menerima surat tugas dari Askar Jaya,memang sejumlah paket proyek sudah berakhir pada tanggal 30 Agustus. Kamipun dari Pokja minta arahan dari PPK, dan setau saya riskan (beresiko) dan nanti kami koordinasi dengan kepala UKPBJ dan melihat aturan di Pelpres, karena kepala UKPBJ dinas luar,” jelas Butet nama akrab disapa.

Adapun lima perusahan yang telah ditetapkan sebagai pemenang paket proyek, diantaranya jalan Kersik Tuo-Tugu Macan Patok Empat dengan nilai Rp 3 Milyar dimenangkan oleh CV Putri Ayu. Jalan bentok batu hampar dengan nilai Rp 1,7 milyar dimenangkan CV Korinci Sakti.

Sedangkan jalan Simpang Belui-Kemantan Betung Kuning sebagai pemenang CV Aska Jaya Mandiri dengan nilai Rp 6,8 Milyar. Paket jalan renah payo nilai dana Rp 1,5 Milyar CV Salam Abadi sebagai pemenang. Untuk paket jalan Sungai Asam Desa C Rp 1 Milyar dimenangkan oleh CV Binatama Mandiri.

“Seharusnya lima paket proyek itu harus dilelang ulang. Karena masa penawaran sudah berakhir, jika tidak ini akan bermasalah besar. Siapa yang akan bertanggung jawab nanti, apalagi waktu lelang masa jabatan pokja lama, sedangkan sekarang sudah dibentuk anggota baru, sedangkan pokja baru tidak tahu,” tandas Aldi aktivis LSM Semut Merah.

Terkait hal ini, Kepala UKPBJ Kerinci Askar Jaya sudah berangkat Dinas luar. Saat dikonfirmasi nomornya tidak aktif.

Laporan Yudi/Riko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *