Adirozal Bakal Rombak Kabinet, Lebih 400 Pejabat di Resuhffle

INDOJATIPOS.COM, KERINCI– Adirozal Bupati Kerinci segera melakukan perombakan sejumlah pejabat di Lingkup Pemkab Kerinci. Perombakan tersebut mulai dari mutasi, rotasi dan promosi. Jumlahnya tak sedikit, mencapai 400 orang lebih.

Reshuffle tersebut terdiri dari pejabat eselon II, III, dan IV. Rencananya akan dilaksanakan pada Oktober mendatang. Sementara pelantikan akan dilaksanakan dalam dua tahap.

Bupati Kerinci, Adirozal, saat diwawancarai wartawan belum lama ini, membenarkan dalam waktu dekat ini akan ada reshuffle sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kerinci. Itu dilakukan dengan berbagai alasan.

“Saat ini kan banyak pejabat eselon III dan IV yang kosong. Tentu ini tidak boleh lama-lama karena mempengaruhi kinerja dan pelayanan masyarakat,” kata Bupati dua periode ini didampingi Sekda Gazdinul Gazam di kantor bupati.

Selain eselon III dan IV, kata bupati, juga ada reshuffle untuk eselon II, bahkan untuk proses eselon II sudah dilakukan jobfit, yang hasilnya akan keluar dalam waktu dekat.

“Banyak yang tidak lolos jobfit, tapi juga banyak yang lolos. Ini nanti kita evaluasi, bisa saja yang tidak lolos jobfit akan kita pindahkan ke dinas lain,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pendataan, Pengembangan Karir dan Penilaian Kinerja, BKPSDM Kerinci, Jondri Ali, juga mengatakan sama. Dia menambahkan, jumlah pejabat yang akan direshuffle lebih dari 400 orang.

“Kita sudah melakukan kajian beberapa bulan terakhir, untuk penempatan dan posisi sejumlah pejabat nanti. Tim Baperjakat dan bupati juga sudah setuju, tinggal pelantikan saja,” ujarnya, Kamis (27/9) kemarin.

Dia mengatakan, jika tidak ada halangan pelantikan akan dilakukan dengan dua tahap, yakni tahap pertama pada bulan Oktober dan tahap kedua setelah Tour de Singkarak (TdS) pada November mendatang.

“Pelantikan pada bulan Oktober untuk eselon III dan IV. Sedang untuk eselon II setelah TdS,” ucapnya.

Lebih jauh, dia mengatakan, dilihat dari komposisi jabatan yang akan diisi, ada yang sifatnya rotasi dan promosi. Selain itu juga untuk mengisi jabatan yang masih kosong.

“Perombakan ini bertujuan untuk penyegaran, dan mudah-mudahan dengan pejabat baru nantinya, kinerja dan pelayanan publik lebih baik lagi,” ungkapnya.(yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *