Pekerjaan Rehab Pasar Bedeng 8 Diduga Bermasalah

INDOJATIPOS.COM, Kerinci- Dua paket pekerjaan Pembangunan rehab pasar Bedeng VIII Kayu aro, Kerinci dibawah naungan Dinas Koperindag Kabupaten Kerinci, diduga bermasalah.

Pasalnya, dilokasi pasar Bedeng VIII Kayu Aro terdapat dua paket kegiatan yang dikerjakan oleh perusahaan yang berbeda, selain pekerjaan yang diduga asal jadi pihak rekanan juga tidak memasang papan merk sebagai mana yang tertara dalam kontrak telah di anggarkan dalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

Berdasarkan investigasi indojatipos.com, Sabtu (28/09/2019), pekerjaan yang menelan dana ratusan juta di Pasar Bedeng VIII Kayuaro diduga tidak sesuai speksifikasi teknis, salah satu pada pekerjaan halaman pasar bedeng VIII pada pengecoran lantai sangat tipis hanya 4 cm, hal ini akan cepat rusak atau berlubang.

Salah satu Tukang ditemui awak madia dan aktivis dilokasi menanyakan ketebalan cor. Namun para tukang tidak mengetahui berapa ketebalannya.

Ketua tim investigasi GNPK-RI Kusnadi juga menyorot pekerjaan tersebut mengatakan, bahwa temuanya dilapangan terindikasi dikerjakan asal-asalan dan tanpa adanya papan merk.

“Iya, di pasar bedeng VIII koyu aro menurut keterangan masyarakat ada dua kegiatan namun sayangnya kita tidak tau berapa jumlah nilai yang di anggarkan untuk pembangunan pasar tersebut, sebab di lokasi tidak di temukan papan merk pekerjaan,”ungkap Kusnadi.

Pihaknya meminta kepada PPK, pengawas ataupun konsultan agar mengecek pekerjaan rehap pasar Bedeng VIII yang diduga asal jadi ini.

“Jika tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dekerjakan rekanan, pengawas harus memberi teguran kepihak kontraktor dan segera untuk memperbaikinya sesuai dengan gambar perencanaan,” tandas Kusnadi.

Sejak berita ini di publis, pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Joni Effendi belum mendapat tanggapan.(yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *