Sumbar Galang Donasi untuk Perantau Korban Kerusuhan Wamena

INDOJATIPOS.COM, Padang – Penggalangan donasi untuk para perantau Minang yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua 23 September 2019 lalu, mulai dilakukan.

Mulai dari komunitas kecil, organisasi hingga pemerintah, mulai menggelar aksi serupa. Hal ini dilakukan, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama warga Sumatera Barat.

Bahkan tak tanggung-tanggung, Pemerintah Provinsi melalui sebuah surat undangan resmi menyerukan kepada seluruh kepala daerah, tokoh masyarakat dan organinasi masyarakat Minang untuk dapat hadir pada acara penggalangan dana untuk warga Minang yang menjadi korban kerusuhan di Wamena.

Wagub Sumbar Nasrul Abit Saat di Wamena Melihat Perantau Minang.

Acara itu, akan diselenggarakan pada Selasa 1 Oktober 2019, pukul 19.00 WIB di hotel Balairung Matraman Raya, Jakarta Timur. Uang donasi yang terkumpul itu, akan disalurkan kepada seluruh korban yang terdampak.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit yang baru saja kembali dari Wamena menyebutkan, sampai saat ini data sementara yang dihimpun, terdapat sebanyak 1.470 warga keturunan Sumatera Barat yang ada di ranah rantau Wamena.

“Kita masih memvalidasi data supaya bisa segera mengambil tindakan untuk pemulangan bagi mereka yang ingin pulang,” kata Nasrul Abit, Senin 30 September 2019.

Meski sebagian besar minta untuk dipulangkan, namun menurut Nasrul Abit, masih ada masyarakat Sumbar yang ingin bertahan di Wamena. Mereka memilih bertahan di Wamena, selain sudah menganggap Wamena seperti kampung sendiri, juga mereka merasa tidak memiliki apa-apa lagi di kampung halaman.

“Ada sebagian warga kita yang masih ingin bertahan di sana. Kita juga persilahkan jika ingin bertahan, terlebih lagi bagi mereka yang masih memiliki harta benda yang bisa diselamatkan di Papua. Kita masih validasi berapa yang ingin pulang,”tutup Nasrul Abit. (cr01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *