62 PEMBACA

Pernah Denda Adat, Oknum Cakades Sumur Anyir Tetap di Loloskan


SUNGAIPENUH– Polemik penetapan Bacalon Pilkades Sumur Anyir, Sungai Bungkal, Kota Sungaipenih menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya, salah satu bakal calon Kepala Desa Sumur Anyir yang digugat terkait persyaratan pernah di sanksi adat, yang bertempat dirumah adat Dusun Empih, Desa Sumur Anyir. Namun tetap lolos administrasi pencalonan pilkades serentak tahun 2019 sesuai Perwako Sungaipenuh.

Tak hanya itu, bahkan ketua panitia Pilkades Sumur Anyir yang selaku orang adat juga ikut memberi sanksi kala itu.

“Iya, bersangkutan pernah disanksi adat pada tahun 2014 yang lalu dirumah adat, dan saksi juga banyak, sehingga yang bersangkutan juga membayar denda adat. Saya lebih baik berhenti dari panitia pilkades dari pada berhenti dari bagian dari orang adat,” ungkap Bahardi Sami ketua Pilkades Sumur Anyir.

Baca Juga  Pemdes Sumur Anyir Salurkan BLT DD kepada Warga Terdampak Covid-19

Mencuatnya permasalahan ini memancing sejumlah aktivis angkat bicara di media sosial. Seperti yang di ungkapkan Jonafrizal jon. “Percuma pakai Perwako!! .Hal yang sama juga diungkapkan, Aldi Agnopiandi mengomentari status Ardie Wiranata. Menurutnya,”Hugat perwakonya, Perwako perlu ditinjau kembali,” ungkapnya.

Dari informasi yang dihimpun, salah seorang bakal calon kepala desa menggugat bakal balon kades yang lain yang terlibat aktif di partai politik dan bakal calon kades yang pernah di sanksi adat. (Red)

--COVID-19 DI INDONESIA--

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
SUMBER DATA : KEMENTERIAN KESEHATAN & JHU. UPDATE TERAKHIR :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.