DPD KNPI Jambi, Arqon: Bung Fikar Azami Ketua DPD KNPI Sungaipenuh yang Sah

INDOJATIPOS.COM – Ketua DPD KNPI provinsi Jambi Mohammad Arqon, menyebutkan Musda yang diselengarakan Fajri di Jambi Inkonstitusional dikarenakan tidak mendapatkan dukungan dari DPD tingkat 2 dan OKP.

Fajri pun secara jelas kalah dalam kongres DPP KNPI di Bogor yang lalu, tentu dalam hal ini tidak ada kewenangan Fajri melakukan musda di Jambi. Selain itu, Arqon juga mengatakan bahwa KNPI provinsi Jambi masih solid, persatuan pemuda lebih penting dari sekedar gangguan dari pihak luar jambi yang hanya ingin merusak persatuan pemuda jambi. 

"Sampai sekarang KNPI Provinsi masih solid kok dan yang lebih penting lagi, harapan kita persatuan pemuda yang lebih kita utamakan dari pihak luar,” ungkap arqon. Arqon pun memberikan apresiasi kepada bung Mezi Arsento yang bijaksana mundur dari ketua karateker versi KNPI fajri di Jambi. Artinya, lanjut dia, semua pemuda Jambi yang tergabung dalam KNPI saling merangkul dalam menjaga persatuan di Jambi.

“Saya angkat topi kepada Mezi Arzento yang mengambil sikap bijaksana mundur dari ketua karateker versi KNPI fajri di Jambi, ini menandakan persatuan pemuda dijambi makin erat dan saling merangkul satu dengan yang lain,” terangnya.

Arqon, meminta semua pihak tetap menjaga ketertiban dan perdamaian, karena KNPI adalah wadah berhimpun semua generasi muda jambi. Kemudian disinggung soal issu karateker KNPI Sungai Penuh, Arqon sebagai ketua KNPI Provinsi Jambi yang SAH, secara tegas mengatakan bahwa bung Fikar Azami adalah ketua KNPI sungai penuh yang SAH, dan dalam waktu dekat akan dilantik. Untuk itu, Arqon meminta pemerintah dan stakholder pemuda di Sungai Penuh tetap bersatu, dan menjaga stabilitas yang sudah terbangun sejak lama. “Saat ini pimpinan KNPI Kota Sungai Penuh masih bung Fikar Azami, secara sah dan akan dilantik dalam waktu dekat,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Fikar Azami juga menyampaikan hal senada. Ia mengatakan sampai saat ini KNPI Provinsi Jambi masih diketuai Arqon dan ketum DPP KNPI adalah Haris Pertama. “Belum ada perubahan, di DPP masih diketuai Haris Pertama sedangkan di provinsi Jambi masih diketuai Arqon. Jadi, jangan kita main klaim sepihak saja, tidak baik hal seperti itu kita lakukan,” jelas Fikar Azami.(cr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *