148 PEMBACA

Bak Penyaringan Air Tertimbun Banjir, PDAM Tirta Sakti Kerinci Minta Maaf


INDOJATIPOS.COM, Kerinci – Hujan menguyur Kerinci dua hari terakhir membuat bak penyaringan Air bersih wilayah Pendung semurup Layanan Cabang Tirta Sakti kantor Cabang Semurup Kabupaten Kerinci tertimbun pasir dan bebatuan, akibat pasokan air ke konsumen terhenti.

Hal ini, disampaikan Pegawai PDAM unit Sumurup, untuk wilayah kecamatan Air Hangat, Depati Tujuh dan Air hangat Timur kami mohon maaf di karnakan air belum dapat dialirkan kerumah warga dikarnakan bak penyaringan wilayah pendung semurup lagi ada perbaikan.

“Untuk sementara ini air PDAM tidak dapat di aliri kerumah – rumah pelanggan, akibat sumber air baku atau intek tertimbun meterial lumpur dan batuan,” ungkap Barlian Kasi Produksi PDAM Tirta Sakti Cabang Semurup Kabupaten Kerinci.

Baca Juga  Truk Muatan Sayur Terjun ke Sungai Batang Merangin

Untuk itu Pihak PDAM Tirta Sakti Kerinci meminta maaf dan mohon pengertian dan kesabaran dari para pelanggan yang mana saat ini masih dalam tahap pembersihan material lumpur dan batuan yang menimbun Bak penampung karena hujan yang cukup deras mengakibatkan banjir membawa metarial lumpur dan batuan,”Jelasnya.

Ditambahnya lagi, ucapan maaf diucapkan Barlian Selaku Kasi Produsi kepada seluruh pelanggan PDAM TIRTA SAKTI Khususnya kecamatan Air Hangat, Air Hangat Timur dan Kecamatan Depati Tujuh dikarenakan sumber air yang berlokasi dipendung Semurup dalam perbaikan.

“Saat ini petugas PDAM sedang melakukan pembersihan meterial lumpur dan batuan di Saluran bak penampung, mudah- mudahan kalau cuaca bagus akan cepat selesai, untuk itu kami dari Pegawai cabang Tirta Sakti cabang Semurup memohon maaf kepada pelangan PDAM wilayah cabang semurup,” tambah Kasi Produksi Barlian.

Baca Juga  Kerinci Offroad Club dan TLCI Touring Bersama KTC

Laporan : Yudi Hermawan
Editor: Riko Pirmando

--COVID-19 DI INDONESIA--

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
SUMBER DATA : KEMENTERIAN KESEHATAN & JHU. UPDATE TERAKHIR :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.