Jum. Jan 24th, 2020

Indojati pos

Portal Berita Puncak Andalas

Kejari Sungaipenuh Tahan Tersangka Korupsi di Kerinci

INDOJATIPOS.COM, Kerinci– Tim penyidik unit Tindak pidana Korupsi Satreskrim Polres Kerinci, Rabu (8/1/2020) melimpahkan berkas tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum Kejari Sungaipenuh.

Pelimpahan dalam perkara korupsi Hero Putra selaku direktur Cv Rama Enginering Consultan perkara kasus korupsi proyek peningkatan jaringan irigasi DI Sungai Tanduk, Kabupaten Kerinci anggaran di Dinas PUPR Provinsi Jambi dengan nilai anggaran Rp 7,2 milyar tahun 2016.

Kapolres Kerinci AKBP Heru Ekwanto,SIK melalui kasat Reskrim IPTU Edimardi membenarkan, berkas perkara kasus korupsi DI Sungai Tanduk sudah diserahkan ke JPU. “Iya, tadi satu tersangka lagi sudah kita serahkan ke JPU tadi siang,” kata Edi.

Setelah diserahkan, Kejaksaan melaksanakan eksekusi, tahap dua, atas nama Ir. N. Hero Putra Bin Amalik Yazid, merupakan Konsultan Pengawas.

Penahanan N. Hero Putra, terkait dugaan Tindak Pidana KKN dan temuan BPK senilai Rp 1 milyar lebih.

Tersangka N. Hero Putra, dinyatakan telah melanggar Primeir pasal 2 ayat (1) UU No, 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) KUHPidana, Subsidair Pasal 3 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHPidana.

Perbuatan Ibnu Ziady dan Ito Mukhtar, kemudian dijerat pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1), (2) dan ayat (3) Undang – undang No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan Undang-undang No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke  1 KUHPidana  Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

“Subsider, Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1,) (2) dan ayat (3) Undang – undang No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan Undang – undang No. 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana  Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana,” ungkap Agung, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kerinci, beberapa waktu lalu.

Pantauan media ini, Usai dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sungaipenuh dari Penyidik Polres Kerinci, tersangka langsung digiring dengan menggunakan mobil tahanan Kejaksaan menuju Rumah Tahana (Rutan) Sungai Penuh.

“ya, sudah ditahan untuk 20 hari kedepan, dan kita titip di Rutan Sungaipenuh,” singkat Kajari, melalui Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Sudarmanto.

Laporan: Yudi Hermawan

Editor: Riko Pirmando