1.570 PEMBACA

Pedagang Ikan Junaidi Sebut UM Umur 70 Tak Pernah Sebagai Pedagang Ikan


INDOJATIPOS.COM, Sungai Penuh– Terkait pernyataan Juru bicara Penanganan Covid-19 Kota Sungaipenuh tadi malam Sabtu (2/5/2020) kepada sejumlah media, Bahwa adanya padagang Ikan positif Rapid Test yang telah diisolasi di RSU MH Thalib Kerinci dibantah oleh sejumlah pedagang di Losiba Sungaipenuh.

Junaidi mengaku salah satu pedagang Losiba Kepada Indojatipos.com mengatakan, Inisial UM umur 70 tidak ada dan tidak pernah sebagai pedagang ikan di losiba Sungaipenuh.

“Umur 70 tidak ada sebagai pedagang ikan, rata-rata yang jual ikan di Losiba umurnya 50 tahun,” kata Junaidi kepada indojatipos.com.

Ia miminta kepada masyarakat agar tidak takut ke Losiba membelikan ikan. Karena orang yang jual ikan umurnya 50 tahun ke bawah.

“Masyarakat jangan takut membeli ikan,” pintanya.

Diketahui berita sebelumnya, salah satu pedagang Ikan Asal Pondok Tinggi, Positif rapid test.

Jubir Penanganan Covid-19 Kota Sungaipenuh M Rasyid kepada media indojatipos.com, Sabtu (2/5/2020) malam.

“Iya, inisialnya UM umur 70 tahun, hasil rapid testnya positif. Dia sebagai pedagang ikan,” kata M Rasyid.

Ia mengatakan, UM kakek lanjut usia itu dinyatakan Positif Rapid test karena mengalami dengan ketika berobat ke RSU MH Thalib Kerinci. “Dia masuk di RSU MH Thalib Kerinci jam 02.00 dini hari, lalu dirapid positif,” ujarnya.

Lebih lanjut, lima orang termasuk 4 jamaah pulang dari Malaysia positif rapid test telah dilakukan swab ambil sample lendir tenggorokan. “Swabnya sudah kita kirim ke Palembang, kita tunggu hasilnya,” tutupnya. (Riko Pirmando)

--COVID-19 DI INDONESIA--

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
SUMBER DATA : KEMENTERIAN KESEHATAN & JHU. UPDATE TERAKHIR :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.