Kontraktor Aspal Jalan Nasional di Kerinci Saat Hujan Turun


INDOJATIPOS.COM, KERINCI -Pengaspalan jalan negara di Jalan Siulak Deras-Lubuk Nagodang, Kabupaten Kerinci yang dilakukan pihak kontraktor satu pekan terakhir terkesan terburu-buru.

Pasalnya, pihak kontraktor sengaja menghamparkan aspal hotmix saat hujan turun. Padahal langkah demikian jelas akan mepengaruhi kualitas jalan Nasional, dana bersumber APBN.

2016-08-09_19.23.51
Pengaspalan jalan Siulak Deras, Kerinci Saat Turun Hujan Senin (1/8/2016).

Pantauan di lapangan, pengaspalan Siulak Deras-Lubukb Nagodang sudah dilakukan sejak hampir satu bulan lalu. Selain mengaspal pada jalan yang sudah dilubangi, kontraktor juga mengaspal seluruh badan jalan. Sayangnya ketika hujan turun pada sore hari, pihak kontraktor sengaja melakukan pengaspalan.

Pengaspalan saat hujan turun pada sore hari pertama kali dilakukan kontraktor belum sampai satu pekan lalu, tepatnya 500 meter dari AMP Siulak Deras milik H Yusuf. Tak tanggung-tanggung ada sekitar tiga dump truk bermuatan aspal hotmix yang akan menghamparkan aspal.

Baca Juga  Brakkk!! Mobil Ambulan Terguling di Muara Labuh

Akibat mengaspal jalan saat hujan turun, kualitas jalan Nasional menjadi bergelombang karena daya perekat kurang bermutu.

Salah satu warga Siulak Deras, Herman mengaku sangat menyayangkan pekerjaan pengaspalan dilaksanakan pada saat hujan. Seharusnya pekerjaan itu jangan dulu dilaksanakan dan menunggu hari berikutnya.

“Kami menduga pekerjaan pengaspalan yang dilakukan kontraktor tidak memenuhi standar atau spesifikasi teknis. Masa, mengaspal jalan saat hujan turun. Wajar saja jika Kerinci ini cepat rusak karena dikerjakan asal-asalan,” tuturnya.

Dia menuturkan kalau pengaspalan dilakukan saat hujan menyebabkan suhu aspal mengalami penurunan. Bahkan tidak menutup kemungkinan pekerjaan pengaspalan tidak menggunakan perekat dasar.

Dia melanjutkan pihaknya sempat menanyakan ke pekerja, dan pekerja menjawab kalau pengaspalan saat hujan tidak apa-apa dan tidak akan mepengaruhi kualitas jalan.

Baca Juga  Warga RKE Panik, Dua Ekor Harimau Masuk Perladangan

“Wajar saja jika belum satu bulan jalan negara ini cepat rusak. Harusnya kontraktor tidak melakukan pengaspalan disaat hujan. Kan akan berpengaruh pada kualitas jalan,” katanya.

Dia meminta tim pengawasan mutu jalan untuk dapat mengkroscek keadaan jalan ini dan mendesak kontraktor melakukan perbaikan.(Cr01)

Editor: Sutan Richo

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.