Tidak Diikutsertakan Kejurda, Atlet Asal Siulak Ini Protes PBSI Kerinci


“Dugaan Nepotisme Sangat Kental”

INDOJATIPOS.COM, Kerinci –  Muhammad Dhio Demesta, atlet bulutangkis berprestasi usia 12 tahun asal SMP Negeri 1 Kerinci kecewa. Pasalnya, tidak diikutsertakan oleh PBSI, Koni Kabupaten Kerinci pada Kejurda Se-Provinsi Jambi 2016.

Padahal M Dhio Demesta, mutlak masuk dalam Kejurda tahun 2016 ini yang sedang berlansung. Karena Dhio Demesta atlit bulu tangkis yang memiliki banyak prestasi yang baru ini menyumbang mendali perunggu untuk Dinas Pendidikan kabupaten kerinci cabang lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional O2SN SD Tingkat Provinsi Jambi.

Dugaan Nopotisme terkuak, berawal dari seleksi dilakukan diam-diam, atlet yang di berangkat bukan hasil dari seleksi. Namun, berdasarkan kedekatan, bukan kwalitas.

Baca Juga  Brakkk!! Mobil Ambulan Terguling di Muara Labuh

Seperti, PBSI kabupaten kerinci di ketahui memberangkatkan atlit yang kalah seleksi di holl Badminton Semurup Kecamatan Airhanggat Minggu lalu (25/10). Ironisnya utusan atlet kabupaten kerinci di ketahui adalah anak asuh pelatih Hengki semua berasal dari belui kecamatan Depatitujuh.

“Saya sudah mengantongi medali, di O2SN Provinsi Jambi. Semestinya saya yang layak untuk ikut serta di dalam Kejurda. Tetapi entah kenapa pihak Pengurus PBSI dan Koni Kerinci justru memilih atlet lain yang kurang kompeten,” kecewa M Dhio Demesta didamping orangtuanya Ismet, Selasa (1/11).

Ismet orang tua Dhio mengatakan, ia berupaya mendatangi Samardin ketua PBSI Kabupaten kerinci di rumahnya untuk meminta kejelasanya hal tersebut.

Baca Juga  Warga RKE Panik, Dua Ekor Harimau Masuk Perladangan

“Dia (Samardin) bilang, Saya baru pulang dari Jakarta, sehingga saya lupa mengabarkan keberangkatan pemain, saya khilaf. Hengki selaku pelatih juga tidak memberikan daftar pemain untuk di tandatanggani yang akan di kirim ke jambi,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Ismet sangat kecewa dan merasa pengurus PBSI Kabuten kerinci tidak sportif. Ismet juga mengatakan hal seperti ini tidak bisa toleril karena besok banyak atlet –atlet lain yang akan di perlakukan seperti anak saya Dhio. “Saya minta kepada pemerintah agar dapat meluruskan kinerja pengurus cabang olahraga,” tegasnya.

Adrizal Ketua Koni kerinci saat di komfirmasi oleh wartawan Senin (31/10) mengatakan, dirinya selalu mengigatkan pengurus setiap cabor agar melakukan seleksi dan mengutama mengirimkan atlet berprestasi.

Baca Juga  Brakkk!! Mobil Ambulan Terguling di Muara Labuh

Adrizal juga merasa kecewa terhadap pengurus cabang bulu tangkis kok bisa seperti ini tidak mengirimkan atlet yang sudah banyak memiliki prestasi. “Saya berjanji akan memangil pengurus PBSI menghadap saya agar tidak berbuat lagi kedepanya,” ungkapnya.(Is)

Editor: St Riko Pirmando.

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.