Bentrok Antar Pemuda di Kerinci, 3 Pemuda Luka Bacok


KERINCI – Bentrok pemuda antar Desa Lubuk Pauh dengan Desa Pesisir Bukit, Kecamatan Gunungtuhuh, Kerinci pecah. Tiga orang pemuda Desa Lubuk Pauh sekitar pukul 00.01 wib Kamis malam tadi terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka bacok.

Informasi yang berhasil dihimpun, mereka diduga dibacok oleh pemuda Dusun Sungai Keruh Desa Pesisir Bukit Kecamatan Gunung Tujuh.

Menurut informasi, tiga pemuda Lubuk Pauh yang dibacok awalnya pergi menuju desa Pauh Tinggi, diperjananan pulang mereka melihat ada kerumunan massa di dusun Sungai Keruh. Penasaran dengan banyaknya warga yang berkumpul, korban bertanya apa yang terjadi kepada warga.

Namun bukannya informasi yang mereka dapat, mereka justru dibacok oleh sekelompok warga dusun Sungai Keruh.

Baca Juga  Rokok Illegal Masih Beredar di Kerinci-Sungaipenuh

“Saat mereka bertanya ke warga Sungai Keruh apa yang terjadi, tiba-tiba ada warga Lubuk Pauh lainnya berlari kearah mereka untuk minta tolong. Mereka pun kena bacok, sekarang korban sedang dirawat di RS DKT Sungai Penuh,” ujar warga setempat.

Korban masing-masing bernama Andes, Bobi dan Delva. Andes mengalami luka di kepala, sedangkan bobi luka dibagian anak tangan. Terparah Delva, ia mendapat dua luka bacokan di pergelangan bahu dan diatas siku.

Sementara itu, Kepala Desa Pesisir Bukit, Joni Hendri saat dikonfirmasi mengakui jika pelaku merupakan warga masyarakatnya. “Benar, pelakunya memang warga masyarakat saya. Malam tadi juga saya perintahkan anggota saya untuk menemui tokoh masyarakat Lubuk Pauh. Saya ingin peristiwa ini diselesaikan baik-baik, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi. Kami juga bersedia menerima hukuman secara adat,” katanya.

Baca Juga  Lagi, Pasien Meninggal Dalam Ambulance Terjebak Macet di Batanghari

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.(is)

Editor: St. Riko Pirmando

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.