134 PEMBACA

Diduga Asal Jadi, Proyek Tembok Penahan Tebing Desa Bedeng 8 Ambruk


INDOJATIPOS.COM, Kayuaro – Proyek program padat karya tembok penahan tebing Desa Bedeng Delapan, Kayuaro Barat, Kabupaten Kerinci disinyalir bermasalah.

Pasalnya, tembok penahan tebing sepanjang 40 meter dengan tinggi 5 meter yang menelan dana APBDES sekitar Rp 400 juta tahun 2018 lebih itu diduga dibangun asal jadi, dan tidak adanya perencanaan, sehingga ambruk.

“Baru dibangun sudah ambruk, ini proyek tidak beres. Aneh Setinggi 5 meter tidak diberi besi tiang, inikan sia-sia saja dibangun dengan dana cukup besar sampai Rp 400 juta,” ujar warga setempat.

Ambruk tembok tersebut, Masyarakat desa bedeng delapan berharap pada pihak dinas terkait melakukan pengawasan dana desa.

“Kita minta inspektorat turun agar meninjau proyek desa yang ambruk itu. Ini menyakut dana pembagunan sangat besar, dan merugikan masyarakat ” kata warga bedeng delapan.

Baca Juga  DPRD Kerinci Minta Bupati Terbitkan Perbup Soal Pajak Galian C, Lokasi Ilegal Ditutup

Sementara kepala Desa Bedeng Delapan Legino dikonfirmasi wartawan mengakui pembangunan tembok penahan tebing tersebut tidak memakai besi tulang.

“Dalam RABnya tidak ada pakai besi tulang,” katanya.

Laporan : Supermi
Editor : Richo Pirmando

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.