Tak Cukup Bukti, Kasus Dugaan Money Politic Caleg Gerindra Dihentikan Bawaslu


INDOJATIPOS.COM, SUNGAIPENUH – Kasus dugaan Money Politic yang menyeret Caleg DPR RI, Yanti Maria resmi diberhentikan. Artinya kasus tersebut tidak lanjutkan ketahap penyidikan, karena tidak cukup alat bukti.

Hal itu diakui oleh Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh, Jumiral Lestari,S.Ag dihubungi, Senin (13/5/2019) malam.

“Sesuai hasil klarifikasi, itu tidak cukup alat bukti untuk dinaikan ke penyidikan,” kata Jumiral melalui ponsel.

Pihaknya juga ujarnya, telah mengembalikan barang bukti berupa uang Rp 94 juta kepada Yanti. Yakni barang bukti saat pengeledahan dilakukan.

“Uang tersebut sesuai bukti yang dihadirkan oleh mereka, yakni uang gaji sopir, walpri, rumah tangga saat pak Zainal (suami yanti) sebagai Wabup yang baru dibayarkan dan ada juga uang reses bu yanti,” jelasnya.

Baca Juga  Dua Kapolres Diganti, Diantaranya Kapolres Kerinci

Dimana lanjutnya, uang tersebut baru diambil dari bendahara. Namun sorenya terjadi pengeledahan.

“Mereka bisa membuktikan itu. Kita juga sudah menghadirkan bendahara, dan memang ada bukti tanda terima,” tambahnya.

Zainal Abidin suami Yanti Maria dikonfirmasi juga mengakui hal itu. Bahwa kasus yang juga menyeret dirinya telah dihentikan karena tidak cukup alat bukti.

“Uang yang dijadikan barang bukti juga telah dikembalikan kepada kita,” akunya.

Memang lanjutnya, uang tersebut merupakan gaji walpri, Sopir dan rumah tangga yang baru dibayarkan. Dan ada beberapa uang reses milik bu Yanti.

“Karena reses bu Yanti dilanjutkan setelah pemilu,” jelaskan.

Untuk diketahui, Bawaslu Kota Sungai Penuh bersama Gakkumdu sehari sebelum pemilu mengamankan 4 orang yang diduga akan melakukan politik uang. Empat orang tersebut diantaranya adalah Yanti Maria Susanti, Caleg Gerindra, Zainal Abidin yang merupakan suami Yanti Maria, serta 2 orang lainnya.

Baca Juga  Korban Kecewa Tuntutan JPU Terhadap Terdakwa Penganiayaan oleh Istri Anggota Dewan Kerinci

Bawaslu dan Gakumdu mengamankan mereka disalah satu hotel yang ada di Kota Sungai Penuh dengan uang 94 juta rupiah.(yud/rco)

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.