214 PEMBACA

Sudah 3 Minggu BBM Langka Warga Sungaipenuh-Kerinci Menjerit


INDOJATIPOS.COM, SUNGAIPENUH- Sudah 3 minggu Petani dan pemilik usaha penggilangan Padi di Kerinci dan Kota Sungaipenuh mengeluh pasokan BBM di Sejumlah SPBU sering habis. Bahkan tingkat pengeceran susah ditemukan.

Pantauan indojatipos.com dilapangan di tiga SPBU yakni SPBU Tanah Kampung, SPBU Pelayang Raya Kota Sungaipenuh dan SPBU Siulak Kerinci, Jumat (31/1/2020) sore sudah kehabisan stok BBM, karena sejak pagi warga mengantri BBM jenis Partalite.

Menurut informasi, pasokan BBM jenis partalite, pertamax berkurang diseluuh SPBU di Kerinci karena pihak PT Elnusa pengusaha angkutan armada pengakut BBM kekurangan armada. Sehingga pasokan BBM di Kerinci Sungaipenuh berkurang.

Asra salah satu warga Lempur Danau Kerinci mengukapkan, ia datang di SPBU Tanah Kampung BBM jenis partalite sudah habis.

Baca Juga  6 Kapolres di Jambi Dimutasi, Ini Kapolres Kerinci yang Baru

“Untuk minyak motor pergi ke ladang saja susah didapat di Lempur Danau, karena minyak di SPBU kehabisan stok. Dan infonya pengiriman minyak dari Padang berkurang,” ujar Asra saat ditemui di SPBU, Jumat sore (31/1/2020).

Ia meminta pemerintah dan pihak perusahaan armada angkutan BBM dari Padang memenuhi permintaan BBM untuk Kerinci dan Sungaipenuh.

“Sudah 3 minggu ini minyak sering kehabisan di SPBU, jika pasokan berkurang segeralah pemerintah terkait mengambil tindakan, jika ini berlarut berdampak pada petani dan pengendara lain,” tandas Asra.

Aan manager SPBU Tanah Kampung, Kota Sungaipenuh dikonfirmasi mengaku, BBM sering habis dikarenakan Pasokan BBM jenis partalite berkurang dari PT Elnusa di teluk Kabung Padang Sumbar.

Baca Juga  Breaking News: Suami Istri Ditangkap Warga Maling Kentang di Kayuaro

“Permintaan BBM partalite kami 2 tangki, namun dikirim 1 tangki, itupun 2 tangki untuk penjualan 1 hari. Tentu cepat habis,” kata Aan.

Aan yang juga mengeluh terhadap PT Elnusa, karena PT Elnusa beralasan armada angkutan kurang. “Kami SPBU juga rugi, karena jaminan uang sudah dikasih dulu, ternyata pasokan kami dikurangi,” imbuhnya.

Terpisah, Direktur SPBU 24.37120 Pelayang Raya Sungaipenuh, Syahdiah dikonfirmasi mengatakan hal yang sama, pasokan BBM pertalite untuk SPBUnya hanya 1 tengki 1 hari. “Iya, kami sudah meminta tambahan pasokan, tetapi pihak yang di padang Armadanya kurang,” katanya.

Sementara Pimpinan PT Elnusa, Hadi dikonfirmasi mengatakan, beralasan pasokan BBM di Kerinci dan Kota Sungaipenuh karena kekurangan armada.(Riko Pirmando)

Baca Juga  Korupsi Disperkim Sungaipenuh, Jaksa Telusuri Aliran Dana dan Keterlibatan Pihak Lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.