714 PEMBACA

Korupsi Disperkim Sungaipenuh, Jaksa Telusuri Aliran Dana dan Keterlibatan Pihak Lain


INDOJATIPOS.COM, SUNGAIPENUH – Setelah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Perkim Kota Sungai Penuh anggaran tahun 2017, 2018 dan 2019, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh saat ini melanjutkan pemeriksaan sejumlah saksi tambahan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sungai Penuh, Sudarmanto, Senin (03/08/2020). Ia mengatakan setelah pemeriksaan saksi tambahan, pihaknya juga akan memeriksa tersangka.

“Iya saat ini kami sedang memeriksa saksi – saksi tambahan, selain itu direncanakan akan segera dilakukan pemeriksaan para tersangka,” sebutnya.

Selain itu, lanjut Kasi Pidsus, pihaknya juga sedang menelusuri pihak – pihak yang menerima aliran dana atau anggaran yang di selewengkan tersebut. “Kita juga menelusuri kemana dana tersebut mengalir dan siapa lagi yang terlibat dalam kasus ini,” terangnya.

Baca Juga  Curi Bibit Kulit Manis, Dua Pemuda di Kerinci Ditangkap Warga

Menurut Sudarmanto dalam waktu dekat ini hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP akan segera keluar. “Nanti kita infokan lagi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, adapun dua tersangka yang telah ditetapkan oleh Kejari Sungai Penuh yakni Nasrul Kadis Perkim Sungai Penuh dan Bendahara Lusi Aprianti.

Penetapan tersangka dilakukan pada, Rabu (22/7/2020) yang lalu, dengan surat perintah penyidikan nomor print : 519/N.5.13/Fd.1/7/2020 untuk tersangka N. Dan surat perintah penyidikan nomor print ; 520/N.5.13/Fd.1/7/2020 untuk tersangka LA.

Kedua orang tersangka, disangka telah melanggar pasal 2 ayat (1) Jo pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 yang diubah dan ditambah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001. Dengan ancaman minimal 1 tahun dan maksimal 15 tahun.(rco/yud)

Baca Juga  Diduga Proyek Bronjong di Pulau Tengah Bermasalah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!