Gunakan Material Setempat, Proyek Bronjong di Pulau Tengah Milik PUPR Provinsi Jambi Disorot


INDOJATIPOS.COM, KERINCI- Pelaksanaan proyek pembangunan bronjong yang berlokasi di Pulau Tengah, Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci tepatnya dibawah jembatan merah pulau tengah ternyata milik Dinas PUPR Provinsi Jambi.

Pelaksanaan proyek misterius tanpa papan merek ternyata milik Dinas PUPR Bidang Sumber Daya Air (SDA) terindikasi menutupi pagu anggaran dan sumber nya dari mana.

Menurut data yang diperoleh dilapangan, proyek tersebut milik orang dekat salah satu petinggi di Provinsi Jambi. Namun, sayangnya diserahkan kepada pihak ketiga supaya tidak diketahui.

Hasil investigasi dilapangan, bahan material berupa batu bronjong diambil di sungai atau bahan setempat. Hal ini benarkan oleh Kepala Desa Jembatan Merah pulau tengah. Aparat desa sudah sepakat dengan Pak Nasrul dan akan membantu pembangunan mesjid.

Baca Juga  Anggota Satgas TMMD Ke 109 Berbincang dengan Warga Tentang Manfaat Jalan Baru

“Ya, benar pembangunan bronjong di sungai jembatan merah itu milik PUPR jambi, dulu pak Nasrul menemui kami dan telah sepakat beliau akan membatu pembagunan mesjid di desa jembatan merah,”ungkap Taufik kades jembatan merah pulau tengah.

Terkait amburadulnya pekerjaan proyek Bronjong tersebut mendapat sorotan tajam dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM-Reaksi). Pasalnya, material proyek bronjong menggunakan material setempat.

“Jadi kita menduga anggaran pembelian material dikemanakan, apakah keuntungan semua untuk rekanan? Sedangkan anggaran pembelian material telah tercantun RAB,” tandas Kusnadi.

Selain itu, pekerjaan dianggarkan oleh pemerintah itu harus masang papan merk agar masyarakat tau berapa yang diangarkan oleh pemerintah Provinsi Jambi.

Menurut Undang-Undang tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan, jelas kusnadi

Baca Juga  Dandim 0417 Kerinci Pastikan Progres TMMD Sudah Bisa Dimanfaatkan

Lanjutnya lagi, kalau memang betul itu milik dinas PUPR Provinsi tidak mungkin dikerjakan secara swakelola oleh dinas, tentu ada pihak rekanan yang mengerjakan, nah itu yang harus kita ketahui siapa pihak kontraktornya dan perusahaan apa yang dijadikannya untuk membangun bronjong di Desa Jembatan Merah Pulau tengah, “papar kusnadi.

Sampai berita ini di publis kami belum berhasil menghubungi pihak PUPR Provinsi Jambi untuk diminta tanggapanya.

Laporan: Yudi Hermawan
Publishars: ST. Riko Pirmando

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.