Tender Belum Selesai, Proyek Sungai Jeruang-Pemancar Diduga Sudah Dikerjakan


INDOJATIPO.COM, Sungai Penuh–Aneh, salah satu pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Sungai Penuh Bidang Bina Marga diduga sebelum adanya pemenang tender pekerjaan tersebut telah dikerjakan.

Berdasarkan dari pantauan di LPSE bahwa Pembangunan Jalan Lingkar Sungai Jeruang-Pemancar belum dikeluarkan pemenagnya, namun pekerjaan telah selesai dikerjakan oleh pihak rekanan. Hingga saat tender dalam massa sanggah.

Menurut informasi yang diperoleh wartawan Indojatipos.com, sesuai keterangan masyarakat setempat pekerjaan jalan ini telah selesai dikerjakan sekitar dua minggu yang lalu,” ungkap salah satu warga yang juga mantan kades sungai jernih pak Lerman.

Lanjutnya, katanya pemborong atau rekanan yang bilang bahwa dana ini hanya 400 juta. “Itu menurut penjelasan salah satu dari pihak rekanan, kami selaku masyarakat mana tau sedangkan papan merk tidak dipasang oleh pihak kontraktornya” jelasnya lagi.

Baca Juga  Penjual Togel Online dan Oknum LSM Diringkus Polres Kerinci

Ditempat terpisah Yudi dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)Rakyat Anti Korupsi (Reaksi) mengatakan, Anehnya, belum diumumkan pemenagnya jalan Lingkar Sungai Jeruang-Pemancar sudah siap dikerjakan, sedangkan prosesnya kini dalam keadaan massa sanggah, Rabu 11-11-2020.

“Dalam proses pelelangan ini kuat dugaan hanyaalah sebagai simbol saja, kalau kita lihat di lpse ada tiga perusahaan yang memberiakan penawarannya ya itu CV Silia dengangan harga penawaran Rp 378.416.595, CV Menara kerinci Rp. 384.000.145 dan CV Jembatan Pahlawan Rp. 384.077.442” ungkap Yudi Ketua LSM Reaksi

Lanjutnya lagi, pelelangan jasa kontruksi di ULP Kota Sungai Penuh ini haya formalitas saja padahal disetiap paket yang dilelangkan itu diduga sudah ada pemenangnya, “memang sudah ada yang jadi pemenang untuk apa dilelangkan bikin saja pengumuman di LPSE itu penunjukan Lansung” lanjutnya lagi.

Baca Juga  Fikar Mangkir Acara KPK, Cueki Penandatanganan Fakta Integritas Anti Korupsi

Menurut keterangan Kabid Bina Marga saat di konfirmasi melalui WatsApp mengatakan, Kalau menurut prosedur belum masuk ranah PPK, itu masih dalam tahapan pengadaan, wewenangnya di ULP.

“Itu belum masuk keranah kami PPK, itu masih dalam tahap pengadaan wewenagnya ULP, dan coba tanya ke Frans” jelas Fadhil Kabid Bina marga Dinas PUPR Kota Sungai Penuh.

Fadhil mengklaim paket proyek tersebut dalam masa tender dari paket APBDP. “Yang sudah dikerja paket APBD murni,” dalih Fadil.

Tedi ketua ULP kota Sungaipenuh dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak mengetahui soal tersebut. “Waduh, kalau itu tidak bisa dijawab,” kata Tedi.

Anehnya lagi, bocoran dari rekanan yang namanya tak mau ditulis mengakui CV.Silia pemenangnya nanti. Namun, Tedi tak menampik karena penawaran terendah. “CV silia penawaran terendah,” kata tedi melalui telegram pekan lalu.(rco)

Baca Juga  Tanpa Pengawasan, Proyek Saluran Drainase Dekat RS H Bakri Diduga Asal Jadi
block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.