Debat Kandidat, AZAS Tampil Prima dan Menohok


INDOJATIPOS.COM, JAMBI—Paslon 01 Cawako Sungaipenuh Ahmadi Zubir-Alvia Santoni tampil prima pada Debat Kandidat Cawako Sungaipenuh yang berlangsung Rabu (18/11) di Swiss Ball Room Hotel Kota Jambi. Keduanya menguasai panggung dengan menyampaikan visi dan misi serta strategi mewujudkan perubahan di bumi Sahalun Suhak Saltuh Bdea.

Ahmadi dan Antos juga mengurai secara detil strategi menyelesaikan carut marut persoalan krusial yang dihadapi masyarakat. Persoalan sampah, kemacetan, banjir dan krisis air bersih yang membuat masyarakat menjerit, akan dituntaskan jika masyarakat mempercayai keduanya jadi Walikota dan Wakil Walikota Sungaipenuh.

Banjir yang jadi momok masyarakat delapan kecamatan, segera teratasi. Banjir ini disebabkan sarana dan prasana pendukung yang ada di Kota Sungaipenuh dikerjakan asalan sehingga tidak bisa mengalir air dengan baik.

Baca Juga  Lemahnya Pengawasan, Pekerjaan DI Desa Gedang Diduga Asaljadi

Berkembangnya pemukiman juga jadi pemicu banjir, makanya kedepanan penataan tata ruang akan dikonsep dengan baik, termasuk penanganan rusaknya lahan di hulu. “Penanganan banjir tidak lepas dengan kerjasama yang baik antar Pemkot dan Pemkab Kerinci. Ini akan kita lakukan sehingga banjir bisa teratasi khususnya di tiga kecamatan. Hamparan Rawang, Koto Baru dan Tanah Kampung,” kata Ahmadi.

Persoalan sampah juga jadi perhatian serius. Saat ini sampah berserakan sehingga menimbulkan bau busuk, khususnya di Pasar Tanjung Bajure. Tempat pembuangan akhir sampah (TPA) akan ditangani dengan baik dengan mentaati lingkungan yang sehat.

“Tempat pembuangan sampah di Renah Kayu Embun (RKE) ini menyalahi aturan dan merusak lingkungan akan dipindahkan. RKE dikembalikan pada fungsinya jadi kawasan penghasil sayur-sayuran dan hasil pertanian lainnya,” kata Ahmadi.

Baca Juga  Fikar Akui Sampah Menumpuk 57 Ton Perhari

Demikian juga kemacetan yang menjadi problem mendasar ketertiban Kota Sungaipenuh akan didesain dengan membuka jalur-jalur baru dan pengembangan kota. Pusat-pusat keramaian perdagangan ke depan akan ditertibkan sehingga kawasan tidak menumpuk.

“Kemacetan akan ditangani dengan baik, parkir ditertibkan dengan membangun fasilitas parkir yang modern,” katanya.

Demikian juga persoalan pendidikan, Paslon 01 akan mewujudkan satu rumah satu sarjana. Juga mempermudah anak muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan bantuan biaya siswa. “Ini sudah kami buktikan. Ratusan bahkan ribuan sarjana baru mendapatkan biaya siswa sehingga mereka dengan mudah untuk melanjutkan pendidikannya,” kata Alvia Santoni.(cr01)

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.