Bendahara Kooperatif Ditahan, Kadis Perkim Kota Sungaipenuh Kemana?


INDOJATIPOS.COM, Sungai Penuh– Kasus dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Sungai Penuh memasuki babak baru. Hari ini, Bendahara Dinas Perkim Kota Sungaipenuh, Lusi Afrianti, resmi ditahan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Selasa (12/1/2021) hari ini.

Berdasarkan data yang diperoleh indojatipos.com di lapangan, penahanan terhadap Bendahara Dinas Perkim ini dilakukan olah Kejari Sungaipenuh berdasarkan Surat Perintah Penahanan dengan nomor PRINT-02/L.5.13/Ft.1/01/2021 tanggal 12 Januari 2021. LA resmi ditahan di sel tahanan Polres Kerinci.

Seharusnya selain LA, hari ini Kadis Perkim, N, juga ditahan. Namun dari pantauan di Kejari Sungaipenuh, hanya LA yang terlihat datang secara kooperatif dan siap menjalani penahanan.

Baca Juga  Kadis Perkim Sungaipenuh Nasrun Dijemput Paksa untuk Ditahan

Menurut sumber di Kejari Sungaipenuh, Kadis Perkim Kota Sungaipenuh berdalih bahwa dirinya saat ini sedang sakit. Namun, pihak Kejari bersama Tim Polres Kerinci menegaskan akan mengecek dan mengkonfirmasi apakah benar tersangka sedang sakit.

Untuk diketahui, Kadis Perkim Kota Sungaipenuh, Nasrun dan Bendaraha, Lusi Afrianti sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan korupsi anggaran Dinas Perkim tahun anggaran 2017, 2018 dan 2019.

Penetapan tersangka dilakukan pada, Rabu (22/7) yang lalu, dengan surat perintah penyidikan nomor print : 519/N.5.13/Fd.1/7/2020 untuk tersangka Nasrun. Dan surat perintah penyidikan nomor print ; 520/N.5.13/Fd.1/7/2020 untuk tersangka Lusi Afrianti.

Kedua tersangka disangka telah melanggar pasal 2 ayat (1) Jo pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 yang diubah dan ditambah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001. Dengan ancaman minimal 1 tahun dan maksimal 15 tahun.(rco)

Baca Juga  Polres Kerinci Amankan 4 Kg Ganja Kering
block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.