Parah! Proyek Penahan Tebing Sungai Batang Sangkir Diduga Asaljadi


INDOJATIPOS.COM, Sungai Penuh- Pekerjaan tembok penahan tebing yang berlokasi di desa Koto Dumo Kecamatan Tanah Kampung Kota Sungai Penuh diduga tidak akan bertahan lama.

Pasalnya, baru satu bulan dikerjakan pekerjaan tembok penahan telah bergeser berbetuk cekung diduga tidak akan bertahan lama.

Pantauan media Indojatipos.com, kondisi pada tembok penahan tebing kini mengalami keretakan dan posisi kemiringannya jaga tidak stabil, hal ini dikarenakan tidak sanggup menahan tanah timbunan yang di datangkan.

Diketahui dari LPSE pembagunan turap sungai batang sangkir (Desa Koto Dumo dan Desa Mekar Jaya) yang dikerjakan oleh CV. Perdana Mandiri dengan mengunakan Angaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan nilai kontrak Rp. 397.842.907.00

Baca Juga  Pengerjaan Proyek Tertutup, Material Sungai Bungkal di Bawa Kantor Dinas PUPR Dipertanyakan  

Menurut keterangan dari warga tanah kampung Nadi mengatakan, pekerjaan ini dinilai asal jadi, sebelumnya biasa saja tetapi setelah dimasukan timbunan tembok penahan tebing ini bergeser dan tidak stabil lagi seperti pada waktu dibangun awalnya.

“Timbunan tembok penahan tebing telah bergeser apa lagi dilalui oleh kendaraan roda empat ini pasti akan tidak bertahan lama” Ungkap Nadi salah satu masyarakat tanah kampung saat diminta tanggapanya.

Selai itu, tembok penahan tebing ini tidak sampai pada jembatan hingga membuat lahannya air sungai batang sankir mudah masuk mengikis tanah timbunan dan ini diperkirakan akan mudah roboh nantinya.

“Kami sangat cemas dengan kondisi sekarang ini, sebab kalau terjadi musim hujan nanti air sungai batang sankir bisa masuk lewat ruangan yang belum dipasang tembok penahan, apalagi disebelahnya ini Mesjid tempat masyarakat beribadah” paparnya lagi.

Baca Juga  Pengerjaan Proyek Tertutup, Material Sungai Bungkal di Bawa Kantor Dinas PUPR Dipertanyakan  

Harapan kami, kepada pemerintahan Kota sungai penuh untuk menyabung tembok penahan tebing ini agar bisa menyelamatkan rumah ibadan (Mesjid) dan rumah warga disekitar bantaran sungai batang sangkir ini, Ungkapnya dengan nada kecewa.

Hingga berita ini dipublis, belum dapat keterangan dari Pihak PPK, PPTK atas proyek yang diduga masalah itu.(yud/rco)

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.