Polres Tanjabtim Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp 16 Milyar


INDOJATIPOS.COM, Jambi- Penyeludupan Baby Lobster Senilai Rp 16 Milyar berhasil digagalkan Polres Tanjung Jabung Timur. Tujuh pelaku ilegal tersebut juga diamankan.

“Dikarenakan Baby Lobster tersebut tidak ada dokumen sah selanjutnya Iptu Rio Siregar bersama dua rekannya melakukan pengembangan dan ternya telah diamankan 2 warga Jambi berinisial DD dan RM dan 5 warga Kab. Tanjab Timur berinisial JN, RTM, NTR, SKR dan AM selaku tersangka sebagai kurir membawa barang ilegal Baby Lobster,” jelas Waka Polres Tanjung Jabung Timur Kompol Ridwan JM. Hutagaol, SH. SIK Pimpin Konferensi Pers Penangkapan Baby Lobster di depan lobi Polres Tanjab Timur, Senin (8/2/2021)

Wakapolres Kompol Ridwan menjelaskan kronologis penangkapan Baby Lobster tersebut berawal Personil Polres Tanjab Timur yang dipimpin oleh Iptu Rio Siregar Stk, SIK bersama Ipda Ahmad Nur Aziz Strk dan Ipda June Sianipar Strk mencurigai Mobil Grand Max bak terbuka dari arah Jambi hendak menuju Kabupaten Tanjab Timur.

Selanjutnya tepatnya di Jalan lintas Jambi Sabak Zon. V Kecamatan Geragai Kabupate Tanjab Timur Iptu Rio Siregar bersama dua rekannya melakukan penyetopan terhadap mobil grand max tersebut dan setelah dilakukan tanya jawab terhadap sopir mobil menjawab mebawa ikan, namun personil Polres Tanjab Timur tidak serta merta percaya dan sewaktu dilakukan pengecekan ternyata isi mobil Grend Max tersebut terdapat 27 Styrofoam benur Baby Lobster yang dibungkus dengan packing plastik hitam.

“Atas perbuatan ke 7 tersangka tersebut negara telah dirugikan sebesar 16 Milyar Rupiah dan melanggar Pasal 92 Jo 25 ayat.1 UU RI No.31 Tahun 2004 tentang perikanan sebagaimana diubah dengan UU RI No. 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI No.31 Tahun 2004 tentang Perikanan Jo Pasal 55, 56 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 8 Tahun dan denda paling banyak 1,5 Milyar Rupiah,”ujarnya.

Guna Penyelidikan dan Penyidikan saat ini ke 7 tersangka telah diamankan di Polres Tanjab Timur berikut barang bukti berupa 1 unit Mobil Grand Max, 8 Unit Hp dan sebilah senjata tajam sedangkan ke 27 Bok yang berisikan Baby Lobster diserahkan ke PPNS STIPM Jambi Sdr Mario Ari Yudistira, S. St. Pi untuk dilepas dikembang biakkan di Laut Perairan Wilayah Republik Indonesia. Ungkap Waka Polres Tanjab Timur Kompol Ridwan JM. Hutagaol, SH. SIK.(cr)

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.